Lions Club Jakarta Centenial Monas Kalea Berkolaborasi Dengan Fashion Rhadsody

 

Reportasejakarta.com-Jakarta, Road to Fashion Rhapsody dengan tema Harmoni Bumi yaitu perhelatan fashion yang peduli menjaga bumi dan sesama. Founder atau penggagas Fashion Rhapsody yaitu 4 orang designer, Yulia Fandy, Ari Arka, Ayu Diah Andari dan Chintami Atmanegara. 2 dari 4 founder merupakan member/anggota Lions Club Jakarta Centenial (LCJC) Monas Kalea.

LCJC Monas Kalea bekerja sama dengan Sanggar Pelita Monas menghadirkan 20 orang disabilitas tuna netra untuk performed yaitu menyanyi, menari dan membaca puisi di acara Road to Event Fashion Rhapsody. Diharapkan dengan menampilkan mereka dapat menambah kepercayaan diri dan menjadikan mereka mandiri ujar Resita, secretary LCJC Monas Kalea yang bersekretariat di Jl Hang Tuah, Jakarta.

Lions Club International adalah organisasi layanan non politik international yg didirikan pada tahun 1917 di Chicago Illinois oleh Melvin Jones. Lions Club mempunyai 5 program yaitu vision (penglihatan), diabetes awareness, environmental issues, feed the hunger dan childhood cancer. Anggota Lions Club International mencapai 1,7 juta di seluruh dunia. Lions club mempunyai motto “We Serve”

Lions Club Jakarta Centennial Monas Kalea lahir bulan Maret 2018 atas prakarsa Roswita Arifin dengan anggota 21 orang dari lintas usia. Saat ini LCJC Monas Kalea beranggotakan 33 orang. Kalea sudah banyak melakukan pengabdian ke masyarakat melalui kegiatan baksos pemeriksaan mata dan pemberian kacamata. Mendirikan Rumah Edukasi IKADAR untuk anak dan remaja penderita DM (Diabetes Melitus )type 1 .. Pemberian obat chemotherapy bagi penderita Kanker anak.. Memberikan makanan pada fakir miskin & peduli Lingkungan.

Ari Arka, Ayu Diah, Chintami Atmanegara, dan Yulia Fandy, menggagas gerakan “Fashion Rhapsody”. untuk mengajak para desainer di Indonesia turut mengurangi dampak lingkungan akibat limbah fashion, antara lain sisa potongan kain yang bisa mencapai ratusan juta kubik. Sejatinya, gerakan itu menjadi salah satu upaya para desainer untuk turut merawat bumi.

Bulan depan adalah bulan peduli diabetes jadi kami berencana mengadakan kegiatan sosial program peduli kepada penderita diabetes. Sy berharap dengan diadakannya acara2 seperti ini, makin banyak yang terpanggil turut memperhatikan para disabilitas tunanetra. Mereka memiki banyak potensi yang bisa dikembangkan terlepas dari keterbatasannya. (Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *