REPORTASE JAKARTA
JAKARTA — Pengacara Kondang, Erles Rareral, S.H., M.H., melontarkan pernyataan keras kepada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT). Ia mendesak institusi penegak hukum tersebut untuk menunjukkan kinerja nyata, bukan hanya retorika, dan segera menyeret para pelaku ke meja hijau.
“Jangan hanya wacana. Seret pelaku korupsi ke meja hijau. Oleh karena itu kalian ditempatkan di NTT untuk melenyapkan koruptor, bukan sebaliknya,” tegas Erles.
Menurutnya, jabatan Kajari dan Kajati adalah amanah yang diidamkan ribuan jaksa berprestasi di seluruh Indonesia.
“Ada ribuan jaksa hebat yang menunggu giliran untuk menjadi Kajari dan masih ada ratusan jaksa yang handal untuk mengisi kursi panas Kajati. Jadi bekerjalah secara profesional,” ujarnya.
Erles juga meminta Kajati NTT untuk tidak ragu menyita seluruh aset koruptor yang diperoleh dengan cara melawan hukum.
“Sita semua aset koruptor yang didapat dengan cara melawan hukum. Bekerja secara profesional sesuai dengan sumpah jabatan dan berjalan sesuai dengan Visi Misi Bapak Presiden dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia,” jelasnya.
Ia menyoroti ironi yang terjadi di NTT yang dikenal sebagai provinsi termiskin namun angka korupsinya sangat memprihatinkan.
“NTT provinsi termiskin di Indonesia tapi korupsinya sangat memprihatinkan. Saatnya Kajati NTT tunjukan kinerja nyata. Jangan hanya diam dan wacana. Masyarakat Ende, Flotim dan Pulau Timor NTT menanti pembuktian. Basmi koruptor sampai ke akar-akarnya,” tegas Erles Rareral dalam wawancara by phone. Senin (18/10/2026) di Jakarta.
#KajatiNTT #ErlesRareral #BasmiKoruptor #NTTBersih #KabupatenEnde #FloresTimur #PulauTimor #BerantasKorupsi #KejatiNTT #HukumNTT
#Larty
