REPORTASE JAKARTA
AKU TELAH MENGAKHIRI PERTANDINGAN YANG BAIK, AKU TELAH MENCAPAI GARIS AKHIR DAN AKU TELAH MEMELIHARA IMAN.
2 Timotius 4:7
JAKARTA — Saya Erles Rareral S.H. M.H. selaku rekan sejawat turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas berpulangnya rekan kami sahabat kami pejuang keadilan Pengacara Kondang Kamaruddin Simanjuntak S.H. M.H.
AKU TELAH MENGAKHIRI PERTANDINGAN YANG BAIK, AKU TELAH MENCAPAI GARIS AKHIR DAN AKU TELAH MEMELIHARA IMAN.
2 Timotius 4:7
Kabar duka ini sangat mengejutkan dunia hukum Indonesia. Sosok almarhum yang lahir 21 Mei 1974 adalah seorang pengacara yang berani vokal dan berintegritas.
Almarhum adalah alumnus cumlaude Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia UKI. Namanya melejit secara nasional setelah berani membuka kotak pandora kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau kasus Sambo.
Semasa hidup almarhum selalu all out dalam membela kliennya. Beliau pernah menangani kasus besar seperti kasus Wisma Atlet Hambalang, kasus korupsi e-KTP, kasus Muhammad Kece, kasus keluarga Brigadir Yosua hingga kasus yang melibatkan putri Presiden pertama RI Ibu Rachmawati Soekarnoputri.
Almarhum berpegang teguh pada motto Honeste Vivere, Fiat Justitia Ruat Coelum, hiduplah dengan jujur tegakkanlah keadilan meski langit akan runtuh. Itulah yang menginspirasinya untuk memberantas mafia peradilan dan menciptakan tatanan hukum yang bersih.
Atas nama pribadi dan profesi advokat, saya kehilangan sosok sahabat sekaligus pejuang keadilan sejati. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan, dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Selamat jalan sahabatku Pak Kamaruddin Simanjuntak, karya dan perjuanganmu akan selalu kami kenang.
Hormat saya,
Erles Rareral, S.H., M.H.
Pengacara Kondang
#ErlesRareral #TurutBerdukaCita #KamaruddinSimanjuntak #PengacaraKondang #DukaHukumIndonesia
#Larty
