REPORTASE JAKARTA

JAMBI – Polda Jambi terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.

Respons cepat ditunjukkan Satuan Brimob Polda Jambi dalam menangani Karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak, Desa Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (21/9/2026).

Dansat Brimob Polda Jambi, Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., memimpin langsung penanganan Karhutla di Posko Berbak.

Dalam operasi tersebut, Satbrimob menggunakan 70 dirigen atau sebanyak 1.400 liter cairan X-Fire SILOG POLRI 01 untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas.

Cairan X-Fire merupakan inovasi Slog Polri yang efektif untuk lahan gambut. Dengan komposisi 800 liter air dan 200 liter formula X-Fire, sebanyak 1.000 liter campuran diklaim setara dengan 5.000 liter air murni.

Formula tersebut mampu meresap ke dalam tanah gambut, meredam bara api di bawah permukaan, serta mendinginkan area terbakar agar api tidak kembali menyala.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, penggunaan metode yang tepat menjadi kunci percepatan penanggulangan Karhutla.

“Polda Jambi terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan sarana yang tersedia dalam penanganan Karhutla. Penggunaan cairan X-Fire oleh Satbrimob Polda Jambi merupakan salah satu upaya untuk mempercepat pemadaman, mendinginkan area yang terbakar serta mencegah api kembali menyala,” ujar Erlan.

Ia menambahkan, penanganan di lahan gambut membutuhkan langkah cepat karena api dapat menjalar di bawah permukaan dan berpotensi menyala kembali.

“Polda Jambi akan terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan Karhutla secara maksimal. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” tegasnya.

Larty

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.