JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) membahas percepatan penerapan pendidikan gratis di sekolah negeri sebagai langkah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan tiga arahan strategis.
Pertama, penerapan pendidikan gratis akan diberlakukan di seluruh sekolah negeri mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Secara keseluruhan terdapat sekitar 164 ribu sekolah negeri di seluruh Indonesia yang akan menjalankan kebijakan ini.
Kedua, dalam 2 hingga 4 minggu ke depan, pemerintah akan mematangkan rencana penerapan Pendidikan Tinggi Negeri bebas biaya kuliah. Kebijakan ini mencakup pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang pangkal.
Ketiga, sejalan dengan penguatan pendidikan nasional, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pondok pesantren. Melalui Perpres Nomor 18 Tahun 2026, pemerintah resmi membentuk Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama sebagai wadah khusus yang menangani urusan pesantren.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memastikan setiap jalur pendidikan mendapat perhatian dan dukungan yang dibutuhkan.
Red
The requested URL was not found on this server.
Additionally, a 404 Not Found
error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.