REPORTASE JAKARTA
TANGERANG โ Pengacara Kondang Erles Rareral, mengecam keras dugaan tindakan brutal dan ancaman akan “digorok” yang dialami jurnalis berinisial GTS di wilayah Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Erles menegaskan, ancaman pembunuhan terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan bentuk premanisme dan upaya membungkam kebebasan pers yang tidak bisa ditolerir.
“Ini tindakan brutal dan pengecut. Seorang jurnalis diancam akan digorok hanya karena meliput dugaan rokok ilegal. Kami minta Polres Tangsel segera bertindak cepat, tangkap dan ringkus pelakunya,” tegas Erles Rareral kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Menurut Erles, peristiwa yang dialami GTS berawal saat melakukan peliputan dugaan penjualan rokok ilegal di sekitar Kantor Desa Suradita pada Jumat (16/10/2026). Saat itu jurnalis tersebut diduga mendapat kekerasan, dan setelah melaporkan ke Polres Tangsel dengan Nomor Laporan LP/B/3350/X/2026/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 Oktober 2026, justru kembali mendapat ancaman.
Dugaan ancaman terjadi Senin (19/10/2026) di depan gerai Alfamidi dekat RS Selaras, Desa Suradita, saat GTS bersama dua rekannya berinisial G dan A didatangi sejumlah orang dan dipaksa mencabut laporan.
Erles menilai, jika dibiarkan, dugaan intimidasi tersebut dapat mengganggu proses hukum dan membahayakan keselamatan pelapor. Ia mendesak Kapolres Tangsel untuk tidak ragu dan segera melakukan langkah terukur.
“Kami minta Polres Tangsel profesional. Periksa CCTV, amankan saksi, identifikasi pelaku ancaman, dan berikan jaminan keselamatan kepada korban. Jangan tunggu ada korban baru bertindak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, kemerdekaan pers dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setiap bentuk kekerasan terhadap jurnalis adalah pelanggaran serius terhadap demokrasi.
“Asas praduga tak bersalah harus dihormati, tapi penegakan hukum tidak boleh lambat. Tangkap pelakunya,” tutup Erles.
#ErlesRareral #KecamKeras #TindakBrutal #PolresTangsel #TangkapPelaku #JurnalisDiancam #KekerasanJurnalis #StopIntimidasi #SaveJurnalis #KebebasanPers #Tangerang #Cisauk #Suradita #PoldaMetroJaya #RokokIlegal
#Larty
