Jan Piet Mosso, S.Sos, MM, selaku Figur Kepala Daerah Pengamal Harmoni. Gibran Rakabuming Raka, selaku Figur Kepala Daerah Pengamal Harmoni. Ronny Talapessy, SH., MH, selaku Figur Hukum yang Berdampak Bagi Masyarakat Nasrani. Jessica Sudarta, selaku Figur Muda yang Menginspirasi Masyarakat Nasrani. Jeremiah Rakesh, selaku Artis/ Figur Publik yang Menginspirasi Masyarakat Nasrani
Sekolah Kristen Kabar Baik, selaku Lembaga Pendidikan yang Mengispirasi Masyarakat Nasrani. Mercy Christy Barends, ST, selaku Figur Politisi yang Menginspirasi Masyarakat Nasrani. Radio Heartline 100.6 FM, selaku Lembaga Media yang Berpengaruh bagi Masyarakat Nasrani. Bambang Jonan, selaku Figur Oikumenis
Panti Rehabilitasi Kasih Agape, selaku Lembaga Misi yang Menginspirasi Masyarakat Nasranitr. Markus Soegiarto Hartono, selaku Figur Budaya yang Menginspirasi Masyarakat Nasrani. Tentang PEWARNA PEWARNA Indonesia adalah Organisasi Profesi Wartawan yang memiliki kesamaan beriman sebagai nasrani (Kristen dan Katolik), memiliki integritas, profesional, bersifat independen, mengakui dan menghormati pluralitas, serta imparsial terhadap organisasi sosial-politik. Sejarah Singkat Penyelenggaraan API Apresiasi PEWARNA Indonesia pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017, bertempat di Graha Masa Depan Cerah, Kavling 76 Slipi, Jakarta Barat. Pada penyelenggaraan perdana itu terdapat nama-nama seperti Saor Siagian (Pengacara), Sahat Sinurat (Ketua Umum PP GMKI), Romo Franz Magnis Suseno (Budayawan, Imam Katolik), Kamaruddin Simanjuntak (Pendiri Firma Hukum Victoria), Sabam Sirait (Politisi Senior PDI-P), Putra Nababan (Jurnalis Senior), dan Jeffry Tambayong (Pendiri GMDM). Pada penyelenggaraan ke-2 API diadakan di Pulau Bali, tepatnya di Hotel Puri Saron Seminyak, Kabupaten Badung, tahun 2018. Para penerima penghargaan antara lain Dr. I. G. N. Arya Wedakarna. M. W. S III (Senator, Tokoh Hindu Bali), Sugeng Teguh Santoso (Pengacara, Sekjent PERADI), Pdt. Gomar Gultom (Ketua Umum PGI), Pdt. Ronny Mandang (Ketua Umum PGLII), Joseph Theodorus Wulianadi (Pendiri Pabrik Kata-kata JOGER), juga Lidya Natalia Sartono (Ketua Umum PP-PMKRI).` Di penyelenggaraan ke-3 PEWARNA Indonesia memilih Kota Bandung sebagai lokasi API, di tahun 2019. Penerima penghargaan di antaranya Pdt. Jacklevyn Manuputty (Aktivis Perdamaian di Maluku), Pdt. Japarlin Marbun (Ketua Umum Sinode GBI), Radio Pelita Kasih, Grace Natalie Louisa (Mantan jurnalis, Ketua Umum PSI), hingga Syaykh Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang (Tokoh Toleransi dan Keberagaman, Pendiri Ponpes Al-Zaytun). Di tahun ke-4 penyelenggaraan, API 2020 diadakan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Penerima penghargaan di antaranya adalah Irjen. Pol. Benny Mamoto (Budayawan Minahasa), Gus Muwafiq (Ulama NU), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Aktivis, Politisi Gerindra), Junaedi Salat (Budayawan Kristen), Andy. F. Noya (Jurnalis Senior), danr Frederik Pinakunary (Ketua Umum PPHKI). Di tahun 2021, tahun ke-5 penyelenggaraan, API kembali diadakan di Bali, tepatnya di gedung ISI Denpasar. Pada kesempatan itu penerima penghargaan antara lain Prof. Dr.r Nasaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal, Tokoh United Peace Federation), Junico Siahaan (Politisi PDI-P), dan Ganjar Pranowo (Gubernur Provinsi Jawa Tengah), Pdt.r Daniel Alexander, Nabire, figur pendidikan.. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi lokasi dari penyelenggaraan ke-6 Apresiasi PEWARNA Indonesia, tahun 2022. Acara digelar di Auditorium Universitas Kristen Duta Wacana, Kota Yogyakarta. Nama penerima penghargaan di antaranya Prof. Dr. Buya Abdul Syakur Yasin (Pendiri Pondok Pesantren Cadangpinggan), Martin Manurung (Politisi Nasdem), Pdt. Solfianus Reimas (Pendiri PGLII), dan Sri Sultan Hamengkubuwono X (Gubernur Provinsi D.I. Yogyakarta). (LR).
