REPORTASEย JAKARTAJakarta, 20 April 2026 — Vidio bersama BYON Combat resmi mengambil langkah hukum terhadap pelaku pembajakan siaran BYON Combat Sport Showbiz Vol. 6 yang disebar ulang secara ilegal melalui platform digital, khususnya TikTok. Siaran tidak resmi itu sempat ditonton lebih dari 7.000 penonton secara bersamaan tanpa izin pemegang hak.
Pelaku menggunakan cara yang terbilang sederhana namun sistematis. Berdasarkan penelusuran, mereka memakai dua ponsel. Ponsel pertama merekam tayangan berbayar, lalu ponsel kedua melakukan mirror layar dan langsung menyiarkan ulang ke akun TikTok.
โBYON Combat hadir untuk membangun industri combat sport yang profesional di Indonesia. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas tanpa toleransi,โ tegas Yoshua Marcellos, CEO BYON Combat, Senin (20/4/2026).
Yoshua menekankan bahwa pembajakan bukan hanya merugikan penyelenggara, tetapi juga merusak seluruh ekosistem olahraga combat nasional. Mulai dari atlet, promotor, kru produksi, hingga mitra industri ikut terdampak karena pendapatan mereka berkurang.
Kasus ini kini sudah masuk tahap penyidikan dan tengah dalam proses gelar perkara oleh pihak berwenang. Pihak Polda Metro Jaya Direktorat Siber disebut turut mendukung jalannya proses hukum.
Dari sisi regulasi, Kuasa Hukum Vidio Ebeneser Ginting menjelaskan bahwa retransmisi tanpa izin merupakan tindak pidana sesuai UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Pasal 113. Pelanggaran hak ekonomi pencipta untuk tujuan komersial bisa dipidana penjara maksimal 4 tahun dan denda Rp1 miliar. Sementara pelanggaran hak ekonomi lembaga penyiaran diancam penjara 3 tahun dan denda Rp500 juta.
Dukungan juga datang dari pemerintah. Cecep Rukendi, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif, menyebut perlindungan kekayaan intelektual sebagai fondasi utama ekosistem ekonomi kreatif.
โPenegakan hukum harus sistemik, mulai dari penguatan akses konten legal, pengawasan digital, hingga kolaborasi lintas sektor agar industri kreatif Indonesia tumbuh sehat dan berdaya saing,โ ujar Cecep.
Sementara itu, General Counsel Vidio Gina Golda Pangaila menegaskan pihaknya terus memperkuat pengawasan digital. โMetodenya terlihat sederhana, tapi tetap merupakan pelanggaran hukum. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi konten berlangsung aman,โ katanya.
BYON Combat Showbiz Vol. 7 tetap berjalan dengan pengawasan lebih ketat. Duel puncak Putra Abdullah vs Ronal Siahaan akan disiarkan eksklusif di Vidio pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 14.30 WIB dari Kuala Lumpur, Malaysia.
(Arisyi).