REPORTASEย  JAKARTA

JAKARTA — Tokoh Pemuda Indonesia Raya mendesak Kapolda Metro Jaya menindak tegas pelaku begal sadis yang melukai model Ansy De Vries dan driver ojek online di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tindakan tegas hingga tembak di tempat dinilai perlu agar aksi brutal itu tidak terus meresahkan masyarakat dan mengganggu iklim investasi.

Desakan itu disampaikan merespons aksi empat pelaku bersenjata tajam yang menyerang dua korban tak bersenjata pada Sabtu malam 16 Mei 2026 di pinggir ruas tol Kebon Jeruk. Saat itu Ansy baru selesai photoshoot dan pulang menggunakan ojek online.

โ€œNegara jangan kalah dengan para begal, turunkan tim pemburu dan penembak jitu. Sisir semua tempat pelarian dan persembunyiannya. Tembak di tempat para begal yang sadis,โ€ tegas pihak Tokoh Pemuda Indonesia Raya dalam pernyataannya.

Pernyataan itu selaras dengan desakan pengacara internasional Erles Rareral yang lebih dulu meminta Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Drs. Asep Edi Suheri, M.Si., menurunkan tim Jatanras untuk memburu pelaku.

โ€œIni tindakan biadab dan tidak manusiawi. Jangan sampai masyarakat kehilangan rasa aman di jalanan Jakarta,โ€ ujar Erles kepada wartawan, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam kejadian tersebut, Ansy tersungkur bersimbah darah dengan luka serius di kepala dan wajah setelah dipepet dan diserang empat pelaku berboncengan motor. Driver ojek online yang membonceng juga mengalami luka robek akibat sabetan senjata tajam. Korban sempat dikabarkan kritis dan koma akibat pembengkakan di kepala.

Menurut Erles, pelaku dapat dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan luka berat, serta Pasal 466 UU No. 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berat. Jika ada unsur perencanaan menghilangkan nyawa, pasal percobaan pembunuhan juga bisa diterapkan.

โ€œKeamanan adalah fondasi utama investasi. Jika aksi kriminal jalanan seperti begal terus terjadi secara brutal, maka ini akan mengganggu kepercayaan masyarakat dan investor,โ€ kata Erles.

Hingga kini polisi masih memburu empat pelaku yang melarikan diri. Tokoh Pemuda Indonesia Raya meminta patroli malam diperketat di titik rawan seperti jalan protokol, akses tol, dan area minim penerangan agar kejadian serupa tidak terulang.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://bumimineralsulawesi.com/smelter

https://enspirestudio.com/about/

https://catalog.widyagama.ac.id/

https://thekitchenwithnina.com/hello-world/

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play login

https://library.akfarsurabaya.ac.id/

dewaslot88

https://dentiloquent.com/category/blogs/

Aceplay99

Aceplay99

https://bearmarketleader.com/

https://www.nabire.net/hubungi-kami/

https://www.nasmocojogja.net/konsumen-toyota-jogja/

https://devbook.net/work/

slot gacor maxwin