Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M merupakan forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan haji sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan yang berkontribusi meningkatkan kualitas pelayanan jemaah. Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta mitra kerja. “Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Dr. Mochamad Irfan Yusuf. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting menghadirkan pelayanan haji yang profesional dan berorientasi pada kepuasan jemaah. *Peran Polri: Pengamanan hingga Satgas Haji Ilegal*
Sepanjang penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, Polri berperan aktif mulai dari pengamanan keberangkatan dan kepulangan jemaah, penguatan koordinasi lintas kementerian, hingga perlindungan masyarakat dari penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah. Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga membentuk *Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal*. Satgas ini bertugas memperkuat pengawasan, langkah preventif, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pihak yang memanfaatkan penyelenggaraan ibadah haji secara melawan hukum. *Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.* menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menyebut penghargaan itu sebagai kehormatan sekaligus amanah. “Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kadiv Humas. Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta pemangku kepentingan lain. “Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan,” tambahnya. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarkementerian dan lembaga mampu menghadirkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Larty
