REPORTASE JAKARTA
JAKARTA — Rabu (28/10/2026) Pengacara Kondang ketika diwawancarai lewat selulernya mengatakan, pada hari ini bangsa Indonesia memperingati hari lahirnya Sumpah Pemuda yang digagas para pemuda pada 28 Oktober 1928 dengan tekad mengakui satu tumpah darah, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum bersejarah tersebut, menurutnya, menjadi tonggak penting untuk mempererat bangsa Indonesia yang memiliki beragam suku, budaya, dan bahasa.
“Para pemuda kala itu tidak berpikir sendiri-sendiri. Simbol-simbol Indonesia yang lahir dari Kongres Pemuda 1928 itu membuat kita bangga, menyadarkan kita harus bersatu. Bercerai kita runtuh, bersatu kita teguh,” ujar Pengacara Kondang tersebut.
Ia menegaskan momen Sumpah Pemuda dipakai untuk membakar semangat Pemuda 1945, Bung Karno, Bung Hatta, dan para pejuang dalam merebut kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Bagi bangsa Indonesia sekarang, dimanapun anda berada, pada kesempatan hari Rabu yang ceria ini, kita melihat masih ada pihak yang saling mengadu domba anak bangsa sehingga lupa menatap Indonesia ke depan,” katanya.
“Sebagai contoh bangsa-bangsa lain sudah berpikir tinggal di bulan, kita di Indonesia masih ribut hal yang tidak jelas. Saya mengajarkan anak bangsa untuk berbicara yang jujur,” tegasnya.
Ia berharap semangat Sumpah Pemuda terus menjadi spirit persatuan untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat.
#PengacaraKondang #ErlesRareral #SumpahPemuda #28Oktober1928 #WawancaraEksklusif #PersatuanBangsa #BerceraiRuntuhBersatuTeguh #IndonesiaMaju #ReportaseJakarta #HariSumpahPemuda #NKRI
LARTY
