REPORTASE  JAKARTA

JAKARTA – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI membuka stan pameran di Pekan Raya Jakarta PRJ, Sabtu 20/6/2026, JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat. Kehadiran BPA bukan sekadar pamer. Setelah sukses menyumbang PNBP Rp1,029 triliun dari lelang dan penelusuran aset, BPA ingin masyarakat lebih aktif ikut lelang barang rampasan dan sitaan negara. Lewat stan interaktif, BPA menyosialisasikan tugasnya sekaligus mengajak warga berburu aset “tidur” yang bisa kembali bernilai ekonomis.

Kepala Badan Pemulihan Aset Kuntadi mengatakan momentum PRJ dimanfaatkan untuk memberi pelayanan langsung ke masyarakat. Pengunjung bisa bertanya, melihat contoh aset lelang, dan memahami mekanisme lelang yang akuntabel.

“Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI hadir melalui platform pameran di Pekan Raya Jakarta dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti lelang-lelang barang dari BPA,” ujar Kuntadi di lokasi.

Menurut Kuntadi, partisipasi masyarakat di lelang BPA krusial untuk dua hal: memulihkan kerugian keuangan negara dan memulihkan kerugian korban kejahatan. Dengan pengelolaan dan lelang transparan, aset yang tadinya “aset tidur” karena status hukum berubah jadi barang bernilai dan bermanfaat lagi.

Pendekatan ini sekaligus memperkenalkan kerja BPA ke publik. Selama ini tugas BPA kurang dikenal luas. Lewat PRJ yang ramai pengunjung, sosialisasi jadi lebih mudah masuk.

Di akhir keterangannya, Kuntadi mengajak seluruh lapisan masyarakat yang datang ke PRJ untuk mampir ke stan BPA. Di sana pengunjung dapat info lengkap soal proses pemulihan aset dan cara ikut lelang resmi kejaksaan.

“Silakan datang ke stan kami. Tanya sebanyak-banyaknya. Lelang BPA terbuka, transparan, dan hasilnya kembali untuk negara serta masyarakat,” tutupnya.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *