REPORTASE JAKARTAJakarta-Rabu(24/06/2026). Juara WAKO Pro World Intercontinental dan WAKO Pro Mediterranean, Şuayb Acar, menyatakan kesiapannya untuk bertarung di Indonesia. Hal itu ia ungkapkan dalam wawancara eksklusif bersama Ari TWF.
Petarung asal Turki tersebut mengaku memiliki rekor profesional 13 kemenangan dan 1 kekalahan, dengan 6 kemenangan diraih melalui KO. Ia juga mengklaim saat ini menempati peringkat 1 dunia WAKO Pro.
Acar menjelaskan bahwa ia biasa bertanding di aturan K-1, sementara laga perebutan sabuk juaranya berlangsung dengan rule Low Kick pada kelas 65–70 kilogram.
Saat ditanya mengenai peluang tampil di Indonesia, Acar mengaku sangat antusias.
“Tentu saja saya ingin bertarung di sana. Saya adalah atlet profesional internasional. Siapa pun lawannya, saya akan bertarung karena saya adalah seorang pejuang.”
Menurutnya, gaya bertarung agresif yang dimilikinya akan sangat cocok dengan BYON Kickstriking.
“BYON Combat akan menyukai petarung agresif dan tangguh seperti saya karena saya adalah petarung sejati.”
Ketika diperlihatkan daftar petarung Indonesia, Acar menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi siapa saja.
“Tidak peduli siapa mereka, saya akan melawan semuanya.”
Namun saat diminta memilih satu nama jika diberi kesempatan debut di Indonesia, Acar mengatakan ingin langsung menghadapi sang juara. Setelah dikonfirmasi apakah yang dimaksud adalah Ammarul Shafiq, ia menjawab singkat:
“Yes.”
Meski demikian, Acar kembali menegaskan bahwa dirinya bukan petarung yang memilih lawan.
“Saya tidak memilih lawan. Siapa pun yang diberikan kepada saya akan saya hadapi. Saya akan menang dengan izin Tuhan.”
Apabila duel ini benar-benar terwujud, laga antara Şuayb Acar dan Ammarul Shafiq berpotensi menjadi salah satu pertarungan internasional paling menarik di BYON Kickstriking. Dengan latar belakang sebagai juara WAKO Pro dan gaya bertarung yang agresif, Acar percaya dirinya mampu memberikan tontonan yang menghibur bagi penggemar combat sports Indonesia.
Arisyi