Kabid Humas Polda Sumsel menjelaskan, kehadiran para pimpinan daerah di tengah ribuan pelari tidak sekadar seremonial, melainkan membawa pesan moral kuat untuk menguatkan soliditas di Bumi Sriwijaya. “Pesan utamanya adalah sinergitas dan kebersamaan. Olahraga lari ini mengajarkan sportivitas dan kesetaraan, di mana semua orang dari berbagai latar belakang berada di tempat yang sama. Melalui event ini, kita bisa melihat langsung betapa solidnya jajaran Forkopimda di Sumatera Selatan. Pimpinan daerah dan masyarakat membaur menjadi satu,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel usai acara. Lebih lanjut, ia menambahkan kekompakan Forkopimda Sumsel juga dibuktikan melalui kolaborasi dan dukungan penuh seluruh elemen pemerintahan dalam menyukseskan perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Sehingga acara dapat berjalan meriah, aman, dan tertib. “Dukungan dari berbagai pihak, khususnya Bapak Gubernur dan jajaran Forkopimda sangat luar biasa. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian institusi negara terhadap warganya. Kami ingin memastikan bahwa di momen perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kebahagiaan dan semangat persatuan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tegas Kabid Humas. Harap Semangat Gotong Royong Terus Terjaga
Melalui suksesnya kolaborasi lintas instansi dalam Sumsel Bhayangkara Run 2026, Polri berharap iklim kondusif, rasa aman, dan semangat gotong royong di Sumatera Selatan akan terus terjaga demi menyongsong kemajuan pembangunan daerah ke depan. (LR).
