Polri telah memobilisasi sekitar 1.875 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan untuk operasi pencarian dan pertolongan. Armada helikopter juga disiapkan dari Bima menuju Labuan Bajo untuk evakuasi medis dan distribusi bantuan. Minggu (16/8/2026), Polri kembali menggeser 10 ekor anjing pelacak K9 bersama 21 personel dari Bandar Udara Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Pesawat juga membawa sekitar 3,4 ton bantuan berupa 409 kg obat-obatan, 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, peralatan SAR, pakan K9, dan perlengkapan operasional. โPolri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim hari ini bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat,โ kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Setibanya di Labuan Bajo, tim K9 akan langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan prioritas di wilayah Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Polri juga telah menyalurkan ratusan paket sembako di Nangapanda, Kabupaten Ende. Pos Pendamping Nasional (Pospenas) dibentuk di Labuan Bajo dan Maumere, sementara Posko Logistik Nasional berada di Halim Perdana Kusuma. Selain itu, Polri menyiapkan 3 helikopter AW169 dan memanfaatkan pesawat CASA untuk menjangkau wilayah terisolasi. Pendataan masyarakat terdampak terus dilakukan sebagai dasar penyiapan Hunian Sementara (Huntara). โTujuh hari pertama masa tanggap darurat kami prioritaskan pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses jalan dan komunikasi, serta penguatan koordinasi,โ tegas Bayu. Polri bersama seluruh unsur terkait memastikan operasi terpadu terus berjalan hingga masyarakat terdampak mendapatkan bantuan secara merata. Larty
Polri telah memobilisasi sekitar 1.875 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan untuk operasi pencarian dan pertolongan. Armada helikopter juga disiapkan dari Bima menuju Labuan Bajo untuk evakuasi medis dan distribusi bantuan. Minggu (16/8/2026), Polri kembali menggeser 10 ekor anjing pelacak K9 bersama 21 personel dari Bandar Udara Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Pesawat juga membawa sekitar 3,4 ton bantuan berupa 409 kg obat-obatan, 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, peralatan SAR, pakan K9, dan perlengkapan operasional. โPolri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim hari ini bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat,โ kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Setibanya di Labuan Bajo, tim K9 akan langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan prioritas di wilayah Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Polri juga telah menyalurkan ratusan paket sembako di Nangapanda, Kabupaten Ende. Pos Pendamping Nasional (Pospenas) dibentuk di Labuan Bajo dan Maumere, sementara Posko Logistik Nasional berada di Halim Perdana Kusuma. Selain itu, Polri menyiapkan 3 helikopter AW169 dan memanfaatkan pesawat CASA untuk menjangkau wilayah terisolasi. Pendataan masyarakat terdampak terus dilakukan sebagai dasar penyiapan Hunian Sementara (Huntara). โTujuh hari pertama masa tanggap darurat kami prioritaskan pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses jalan dan komunikasi, serta penguatan koordinasi,โ tegas Bayu. Polri bersama seluruh unsur terkait memastikan operasi terpadu terus berjalan hingga masyarakat terdampak mendapatkan bantuan secara merata. Larty
