REPORTASE JAKARTA

MANGGARAI BARAT โ€” Polri bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan sejumlah stakeholder memperkuat koordinasi dalam percepatan penanganan bencana gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Koordinasi dilakukan melalui rapat koordinasi di Kantor Bupati Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026).

Rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Hadir pula Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Kapolda NTT, Wakapolda NTT, Pangdam IX/Udayana, jajaran Forkopimda, serta Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Bencana Alam NTT Kombes Pol Bayu Suseno.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya mempercepat penanganan dampak gempa tektonik magnitudo 7,7 yang terjadi Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer, dan guncangan dirasakan hingga intensitas VII MMI di wilayah Aesesa dan Kota Mbay.

Berdasarkan data Basarnas per Minggu (16/8/2026) pukul 09.00 WITA, tercatat 51 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka. Korban meninggal terbanyak di Kabupaten Manggarai 24 orang dan Manggarai Timur 20 orang. Proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung sehingga data masih dapat berubah.

Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Bencana Alam NTT Kombes Pol Dr. Bayu Suseno mengatakan, fokus utama saat ini adalah penyelamatan dan evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, serta memastikan akses komunikasi dan jalur distribusi bantuan tetap berjalan.

โ€œPolri bersama TNI, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh stakeholder terus memperkuat sinergi dalam penanganan bencana,โ€ ujar Bayu.

Gempa juga berdampak pada fasilitas kesehatan dan infrastruktur. Sebanyak 21 rumah sakit terdampak, dengan 3 rusak berat dan 6 rusak ringan. Dari 190 puskesmas, 20 unit rusak berat.

Di sektor infrastruktur tercatat 33 titik longsor, 4 titik patahan jalan, dan 4 jembatan rusak. Ruas vital Endeโ€“Bajawa dan Endeโ€“Maumere terdampak, serta akses Pelabuhan Lorens Say Maumere dan SPAM Lembor Selatan. Di Kabupaten Manggarai Barat, 914 bangunan dilaporkan rusak hingga Minggu dini hari.

*Perkuatan Personel dan Logistik*
Polri telah memobilisasi sekitar 1.875 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan untuk operasi pencarian dan pertolongan. Armada helikopter juga disiapkan dari Bima menuju Labuan Bajo untuk evakuasi medis dan distribusi bantuan.

Minggu (16/8/2026), Polri kembali menggeser 10 ekor anjing pelacak K9 bersama 21 personel dari Bandar Udara Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Pesawat juga membawa sekitar 3,4 ton bantuan berupa 409 kg obat-obatan, 45 dus makanan siap saji, 10 unit Wontech, peralatan SAR, pakan K9, dan perlengkapan operasional.

โ€œPolri terus bergerak untuk memperkuat Polda NTT. Yang kita kirim hari ini bukan hanya personel, tetapi kemampuan K9 untuk pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat,โ€ kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Setibanya di Labuan Bajo, tim K9 akan langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan prioritas di wilayah Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Polri juga telah menyalurkan ratusan paket sembako di Nangapanda, Kabupaten Ende. Pos Pendamping Nasional (Pospenas) dibentuk di Labuan Bajo dan Maumere, sementara Posko Logistik Nasional berada di Halim Perdana Kusuma.

Selain itu, Polri menyiapkan 3 helikopter AW169 dan memanfaatkan pesawat CASA untuk menjangkau wilayah terisolasi. Pendataan masyarakat terdampak terus dilakukan sebagai dasar penyiapan Hunian Sementara (Huntara).

โ€œTujuh hari pertama masa tanggap darurat kami prioritaskan pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses jalan dan komunikasi, serta penguatan koordinasi,โ€ tegas Bayu.

Polri bersama seluruh unsur terkait memastikan operasi terpadu terus berjalan hingga masyarakat terdampak mendapatkan bantuan secara merata.

Larty

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.