Oleh sebab itu, Frans berharap pemerintah agar dapat melanjutkan Otsus Papua Jilid II demi masa depan generasi muda papua. Jika Otsus dihentikan, Frans khawatir ribuan pelajar dan mahasiswa Papua tidak memperoleh akses pendidikan sehingga mengakibatkan angka putus sekolah dan putus kuliah akan tinggi dan menimbulkan masalah baru bagi Papua dan Pemerintah Indonesia. “Kelanjutan Otsus papua Jilid II ini akan mengantarkan generasi muda papua untuk meningkatkan sumber daya dan peran aktif dalam pembangunan Papua sehingga kedepan Paoua akam berada setara dengan provinsi lain baim dari segi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi,” terangnya. Terakhir, Frans pun memberikan pesan kepada Pemerintah Daerah di Banten untuk terlibat aktif dalam memperhatikan pelajar dan mahasiswa asal Papua yang memperoleh beasiswa di Banten. “Pesan kami hari ini kepada semua instansi kepada pemimpin-pemimpin di Banten agar kedepan kami mahasiswa pelajar bisa diperhatikan.” tutupnya. (Red).
Oleh sebab itu, Frans berharap pemerintah agar dapat melanjutkan Otsus Papua Jilid II demi masa depan generasi muda papua. Jika Otsus dihentikan, Frans khawatir ribuan pelajar dan mahasiswa Papua tidak memperoleh akses pendidikan sehingga mengakibatkan angka putus sekolah dan putus kuliah akan tinggi dan menimbulkan masalah baru bagi Papua dan Pemerintah Indonesia. “Kelanjutan Otsus papua Jilid II ini akan mengantarkan generasi muda papua untuk meningkatkan sumber daya dan peran aktif dalam pembangunan Papua sehingga kedepan Paoua akam berada setara dengan provinsi lain baim dari segi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi,” terangnya. Terakhir, Frans pun memberikan pesan kepada Pemerintah Daerah di Banten untuk terlibat aktif dalam memperhatikan pelajar dan mahasiswa asal Papua yang memperoleh beasiswa di Banten. “Pesan kami hari ini kepada semua instansi kepada pemimpin-pemimpin di Banten agar kedepan kami mahasiswa pelajar bisa diperhatikan.” tutupnya. (Red).
