Reportasejakarta.com-Batam, 14/05/20. Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T. mengikuti rapat koordinasi dengan Walikota Batam bersama Instansi Terkait sekota Batam di Panggung Utama Dataran Engku Putri Walikota Batam, membahas SE Menkes No. 333 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan dan penanganan kepulangan WNI serta kedatangan WNA dari luar negeri pasca berlakunya PSBB.

Rapat koordinasi ini merupakan langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Batam, dimana Batam merupakan salah satu pintu gerbang masuknya WNI dan WNA ke Indonesia, baik yang datang dari Singapura, Malaysia dan negara lainnya melalui kapal penumpang dan kapal lainnya.

Komandan Guskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, S.T., selaku Dansatgas Pemulangan PMI dari Batam ke wilayah lain di Indonesia menyampaikan untuk mempermudah pemantauan pemulangan PMI baik dari Singapura maupun Malaysia telah diputuskan dalam rapat bahwa pelabuhan yang digunakan untuk pemulangan PMI ke Batam dibatasi hanya Pelabuhan Ferry Batam Centre dan Pelabuhan Harbour Bay. TNI AL telah menyiagakan KRI SMG untuk mengangkut WNI yang akan kembali ke daerah asal di Jawa, namun dengan kondisi sehat agar tidak menjadi Carrier Covid 19 ke daerah lain.

KSOP Batam menyampaikan Surat Dirjen Hubla tentang pengaturan pergantian ABK atau _crew change_ oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Batam atau di kapal agar dilaksanakan di perairan Pulau Galang, sedangkan khusus Karimun dapat dilaksanakan di perairan Utara Pulau Nipa. Demikian disampaikan hasil rapat koordinasi.

(Red).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *