Reportasejakarta.com-Jakarta (3 November 2020) Puluhan media online TV Koran dan media Elektronik hadiri konpers terkait pembegalan Pesepeda, maraknya akhirakhir ini begal sepeda dijalan raya, membuat orang yang berolahraga sepeda harus hatihati demi kenyaman semua yang berolahraga. Jajaran Polda Metro Jaya terus berupaya untuk meringkus semua pembegalan dengan menurunkan tim khusus yaitu, Sabhara, Brimob dan Patroli Polisi Lalu Lintas di setiap daerah rawan pembegalan.

Kepada masyarakat agar waspada terhadap kelompok begal, terutama pembegalan sepeda yang sedang marak akhir-akhir ini, “ungkap Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana dalam konpersnya hari ini.

“Sepanjang bulan September sampai bulan Oktober 2020 ada dua belas (12) kasus pembegalan Pesepeda”, jelas Irjen. Nana ditengah penjelasannya saat temu wartawan di Gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa siang (03/11/2020).

Para tersangka pembegal sepeda ini sudah melakukan aksinya untuk kesekian kalinya. Untuk itu Nana menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan kepada polisi, mengingat sangat minim laporan yang masuk atas aksi perampasan dan pembegalan Pesepeda ini.

Kepada masyarakat agar bersepeda tidak sendiri, tidak mengenakan atau membawa barang berharga, dikarenakan dapat memancing aksi kejahatan,” himbau Nana.

Nana mengatakan,”bahwa timnya telah berhasil menangkap 10 orang tersangka begal sepeda di wilayah DKI Jakarta.

Atas kejadian ini, pelaku dikenakan sanksi pasal 365 dengan ancaman 9 (sembilan) tahun kurungan, “terangnya lagi.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *