Reportase Jakarta.com,Jakarta Utara 24/3/2021. Protokol kesehatan diterapkan selama berjalannya rangkaian seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Jakarta Utara.

Hal ini dikarenakan seleksi yang digelar masih dalam masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Utara Heru Hariyanto memastikan, protokol kesehatan menjadi kunci utama dalam rangkaian seleksi Capaska.

Untuk itu diputuskan pendaftaran seleksi tahap pertama digelar secara daring melalui laman https://linktr.ee/ppiju sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Dipastikan seluruh rangkaian seleksi Capaska mengutamakan protokol kesehatan,” kata Heru saat dikonfirmasi, Rabu (24/3).

Sama seperti Heru, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Jakarta Utara Satria Nico Firdaus memastikan seluruh rangkaian seleksi menerapkan prinsip memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan (3M).

Terlebih saat seleksi tahap dua dan tiga yang mengharuskan seluruh peserta hadir di Gelanggang Olah Raga (GOR) Sunter, Tanjung Priok.

“Protokol kesehatan pastinya kami terapkan bagi seluruh peserta maupun panitia seleksi,” jelasnya.

Dipastikannya pula komunikasi bersama Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara tengah dijajaki untuk berkolaborasi dalam penyediaan tes usap Covid-19.

Kolaborasi ini dianggap penting guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 selama rangkaian seleksi digelar.

“Kami sedang berkomunikasi penyediaan tes usap Covid-19 sembari berjalannya seleksi tahap pertama berjalan secara daring,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, pendaftaran seleksi Capaska telah dibuka sejak Selasa (23/3) hingga Selasa (6/4). Peserta yang berhasil lolos seluruh rangkaian seleksi berkesempatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional pada Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2021 mendatang.

Reporter : wien

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *