Reportasejakarta.com — Jakarta, Peringatan Hari Lahirnya Pancasila adalah sebuah bentuk dasar dan Ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi Kepribadian bangsa Indonesia. Hari ini serentak di seluruh Indonesia memperingatinya, di berbagai organisasi, Instansi Pemerintah juga mengelar upacara yang menjadi dasar utama  semangat Pancasila untuk semua rakyat Indonesia. Hari ini di Kodam Jayakarta dilaksanakan perayaan Pancasila, Seminar Radikalisme/Separatisme semester I TA. 2021 Donor Darah dan juga Pengangkatan Anggota Kehormatan Alumni Menwa Jayakarta dan Dewan pimpinan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia. Dewan Pimpinan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia DPP IARMI DKI Jakarta, Selasa 1 Juni 2021, di Aula Kodam Jaya Cawang — Jakarta Timur.

Acara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan Doa.

Dalam kata sambutannya Dr. Datep Purwa Saputra S.Sos, MM mengucakan, terimakasih kepada para pimpinan komponen masyarakat yang hadir dari Provinsi DKI dari dari PHDI DKI dari Walubi DKI dari Pramuka Kwarda DKI dari pimpinan BPK Alumni Menwa Jabodetabek Jakarta Bekasi Depok Tangerang dan Karawang. Komandan Resimen Mahasiswa Jayakarta serta Jajarannya, Komisariat Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia Jakarta yang hadir ada 36 perguruan tinggi, kurang lebih sebanyak 160 orang melaksanakan giat donor darah.

“Peringatan hari lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni tahun 2021 adalah hari lahirnya Pancasila dan yang  menjadi momentum untuk kita semua agar lebih semangat dan terus melaksanakan dan mengamalkan butir-butir Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari dari rongrongan dan ancaman yang selalu datang setiap saat, mudah-mudahan menjadikan semua bersemangat yang hadir disini, untuk terus menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai Ideologi bangsa dan negara Indonesia,” katanya lagi.

Pada kesempatan ini kami juga mengadakan kegiatan seminar yang berkaitan dengan masalah terorisme, masalah radikalisme, yang mengarah kepada tindakan kekerasan sesuai dengan peraturan Presiden, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diberikan fasiitas dari Kodam Jaya, mudah-mudah — mudahan saya, kita, semua yang ada disini selalu diberikan kesehatan agar kita dapat melaksanakan kegiatan sebagai rangkaian ibadah kepada Allah subhanahu wa taala,” ucap Datep.

Datep juga mengucapkan terimakasih kepada yang sudah dilantik dikediaman Jend. TNI (Purn) H. Agum Gumelar Ketua DPP Pepabri. Adapun semua pengurus yang hadir pada saat itu adakan pembaretan, dan yang hadir adalah Laksamana Muda Purnawirawan Doktor Suryo Wiranto, Kol. Infanteri David Pardede, Pengamat Militer Wibisono SH, MH pengamat dan juga saudara saya Teh Ani (Hj. Hanny Hendrany, SKOM, MM NLP) Direktur Proforma Cendekia, mudah-mudahan atas pengangkatan ini bisa terus membantu dalam kegiatan kedepannya, “harap Datep.

Dikesempatan yangsama sebagai tuanrumah, Aster Kasdam Jaya Kol. Inf. Uyat, S.I.P menyampaikan terimakasih kepada para undangan dan para penggurus IARMI, Menwa, dan delapan orang yang baru dilantik hadir, semakin bisa menyebarkan kebaikan buat semua orang, seluruh jajaran dan anggota Kodam Jayakarta, ketua dewan pimpinan kota, para ketua komisariat, para ketua forum kerukunan umat beragama, para ketua NU DKI masing-masing wilayah ketua PHDI DKI ketua PGRI DKI Ketua Matakin DKI juga adik-adik DKI yang hadir dan taruna-taruni Politeknik Bau-Bau serta seluruh hadirin  pada kesempatan yang baik ini sebagai insan yang beriman.

“Marilah kita senantiasa memanjatkan doa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena pada hari ini kita kegiatan ya …hari ini kita kolaborasi, nggak apa-apa, yang penting semuanya bisa kita laksanakan upacara hari lahirnya Pancasila, berbangsa bernegara dan menjaga Pancasila NKRI dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

“PMI sangat membutuhkan cadangan darah apalagi diluar bisa berubah, kita bisa kolaborasikan jadi satu hari ini, Walaupun mungkin kita tidak banyak mengundang orang karena memang kita protokol kesehatan,” jelas Uyat.

“Kita tahu bahwa tantangan yang kita hadapi mudah baik saat ini maupun ke depan baik dalam negeri sangatlah estrogen sehingga pihak-pihak yang ingin memecah belah kesatuan beberapa waktu terakhir, kita tahu bagaimana dinamika negara sangat merasakan kita bersyukur. Akhirnya sudah mulai kondusif dan telah kita rasakan bahwa itu semua adalah pemerintah menciptakan persatuan dan kesatuan, kita harus merespon, Inovasi dan karya nyata apa yang bisa kita berikan dalam kehidupan kita sehari-hari sesuai dengan fungsi dan peran kita membela negara ini secara langsung maupun tidak langsung dengan pekerjaan. Demikian tentu kami sangat mengapresiasi demi bangsa dan negara kesatuan,”jelasnya.

“Pancasila sebagai ideologi negara sebagai falsafah sebagai pandangan hidup sebagai dasar negara kita, kita jaga lestarikan dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari contoh saja kita hidup damai berdampingan bersatu,”tegas Uyat.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *