Reportase Jakarta.com, Jakarta Utara. Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara Unang Rustanto menyebut permohonan bibit tanaman meningkat di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini sejalan dengan catatan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta yang menyatakan adanya kenaikan aktivitas pertanian dan peternakan mencapai 15 persen.

 

“Secara umum pertanian di DKI Jakarta pertumbuhannya meningkat 15 persen di masa pandemi ini. Begitu pula di Jakarta Utara yang meningkat,” ungkap Unang saat ditemui di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukapura, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (4/6).

 

Dijelaskan Unang, terdapat peningkatan terhadap permohonan bibit baik tanaman obat keluarga (toga) maupun tanaman produktif melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara.

 

Namun tidak serta merta diberikan, petugas akan melakukan survei terlebih dahulu fasilitas yang dimiliki pemohon.

 

“Kami akan lakukan survey terlebih dahulu. Jangan sampai bermohon namun tidak memiliki fasilitas yang mendukung,” ujar Unang.

 

Begitu pun benih ikan, dipastikannya permohonan masyarakat akan diteruskan kepada Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta. Pada triwulan pertama tahun 2021, permohonan benih ikan lele dan nila di Jakarta Utara telah mencapai 70 ribu ekor.

 

“Permohonan ini gratis. Syaratnya hanya pemohon wajib memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) DKI Jakarta. Nanti akan kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandasnya.

Report : Sarwini.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *