Reportasejakarta.com, JAKARTA. Munculnya beragam jenis media di Indonesia baik cetak maupun online telah menandakan majunya suatu tuntutan demokrasi. Hal itu dikatakan Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang biasa disapa Opan ketika dihubungi wartawan, Kamis (4/6/2021) malam.

 

Ia menjelaskan fungsi media menjadi peran penting dalam pembangunan suatu bangsa. Oleh sebab itu Negara harus hadir memberikan tatanan demokrasi yang sehat demi terwujudnya kemerdekaan pers.

 

Mengulas soal digelarnya Rakernas ke 2 Media Mabes Bharindo yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2021 di hotel Crown Jakarta, Opan menilai sebuah eksistensi yang patut diapresiasi semua pihak. “Rakernas media Mabes Bharindo itu patut dicontoh, selain memberikan edukasi, para narsum juga mengulas fungsional jurnalis maupun mereduksi kembali sejarah Pers Indonesia, selain yang katanya juga membahas program-program kemandirian kedepannya dan ajakan diklat jurnalis secara estafet. “Kata Opan.

 

Ia juga menyebut, munculnya media-media baru bukanlah sebagai pesaing bagi media-media yang telah ada sebelumnya. Justru opan mengapresiasi bahwa hal itu menandakan majunya demokrasi bangsa Indonesia. “Pers kan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, oleh karena itu, dengan hadirnya media cetak dan online Mabes Bharindo telah menandakan majunya suatu bangsa, hanya saja kawan-kawan perlu sentuhan sedikit saja agar lebih memahami fungsi kerja jurnalis secara utuh. “Bebernya.

 

Sebelumnya, Brigjen Pol (Purn) Suwardi yang memiliki kapasitas tinggi dan berperan penting terbentuknya media itu mengatakan bahwa Rakernas ke 2 Mabes Bharindo sebagai upaya penyatuan persepsi dan terus menjaga kerukunan antar wartawan-wartawannya.

 

“Komunikasi melalui pemaparan itu penting, karenanya Rakernas ke 2 ini mencatat pentingnya komunikasi langsung dan saling memperbaiki guna kemajuan media ini. “Ucapnya saat membuka Rakernas ke 2 Mabes Bharindo di Hotel Crown Jakarta, Senin (1/6/2021).

 

Lebih rinci, orang yang dikenal akrab dengan banyak wartawan ini selama aktif bertugas di Polri menyebut keinginannya membangun media adalah fungsi kontrolnya. Bahkan Suwardi juga mengajak semua yang berprofesi wartawan agar mampu memberikan kontribusi aktif bagi pembangunan Negara. “Fungsikan profesi wartawan itu pada tempat yang mulia, karena fungsi kontrol itu bukan sebagai penghujat atau menghakimi, melainkan melakukan penyajian informasi yang kritis membangun. “Ujar Suwardi.

 

Pimpinan Perusahaan media Mabes Bharindo yang berlabel PT. Bharindo Nusantara Jaya Indonesia, Anis Sholahudin dalam keterangannya menyatakan siap memajukan rakyat Indonesia menjadi lebih cerdas, dan lebih mengedepankan intelektual berpikir dalam penyajian informasi. “Media kami memang tampil beda, dan lebih kepada informasi instansi Kepolisian, TNI, Legislatif dan Eksekutif. Adapun hal lainnya untuk News, kriminal, Agraria, Sosial, Ekonomi, Olahraga, Budaya, Parawisata, Entertainment, maupun opini hanya beberapa persen saja. “Ungkap Anis di Hotel Crown Jakarta.

 

Anis berharap kedepannya, Media yang dirintisnya bersama para purnawirawan Polisi ini mampu mengedukasi dan memberikan hal-hal positif guna pembangunan dan tatanan Negara kedepan.

 

Ia juga menambahkan Rakernas ke 2 Mabes Bharindo dihadiri sedikitnya 21 perwakilan daerah tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota. Selain itu, ia juga menjelaskan hadir pula para Purnawirawan Polisi, diantaranya Brigjen Pol (Purn) Suwardi, Brigjen Pol. Drs. Pujo Laksana, Kombes Pol (Purn) Kadarusman, AKBP (Purn) Wiyono, serta para penasehat Mabes Bharindo, H. Malik, Denny, dan Jonny T Rembo.

Report : Sarwini.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *