Reportasejakarta.com, Jakarta Timur. Berawal dari pandemi yang berkepanjangan, Gubernur DKI Jakarta dengan mengacu kepada UU No.24 tahun 2007 dan peraturan Kepala BNPB tentang pembentukan Desa/ Kelurahan Kampung Tangguh, memerintahkan jajarannya untuk membentuk kampung tangguh di seluruh Wilayah DKI Jakarta.

 

Maka atas dasar hal tersebut RW 08 Kelurahan Palmeriam Kecamatan Matraman Jakarta Timur membentuk Kampung Tangguh, pada Rabu(15/9/2021).

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Camat Husnul Fauzi, Lurah Matraman, Setiawan Bimas dan Babinsa Wilayah, serta perwakilan Pertamina Drilling sebagai stake holder dan supporting, mempasilitasi bibit tanaman dan akuahidro sebagai media tanaman hidroponik.

 

Warga menyebut kampung minyak, “Kami namakan Kampung Minyak Pertamina singkatan dari milik nyak nyak , di karenakan kegiatan ini di pelopori oleh para nyak – nyak (ibu ibu ), yang tergabung dalam PKK RW 08 Kelurahan Palmeriam Kecamatan Matraman Jakarta Timur “ujar ketua RW 08 Zuli agus di tengah tengah Launching Kampung Minyak Pertamina.

 

PT. PERTAMINA DRILING SERVICES INDONESIA, yang diwakili oleh RIAN DANISAPUTRA selaku Coorparate Secretary, menyatakan “kami tidak memberi makan, tapi kami hanya memberikan kail dan umpan, agar warga dapat menciptakan satu project untuk penghasilan tambahan, semoga kedepan nya bisa meningkagkan produktifitas ke arah yang lebih baik lagi”.pungkasnya.

 

Sementara itu Wakil Camat Husnul Fauzi menanggapi ” dengan adanya pertanian perkotaan ini akan mampu mendongkrak pangan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan, tapi juga bisa meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan”. ungkapnya.

 

Semangat tim penggerak PKK RW 08, yang juga sebagai Dasa Wisma, dan jumantik Wilayah RW 08 patut menjadi tauladan, kebersamaan, kekompakan, dan kekeluargaan dapat terpelihara dengan baik, semoga akan ada lagi kampung kampung tangguh yang lain.

 

(Win).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *