Reportasejakarta.com — Jakarta, Serikat Buruh sambangi LB, (26/10/2021), aliansi Gerakan buruh bersama rakyat (GEBRAK) yang terdiri dari organisasi buruh, tani, mahasiswa, miskin kota, pemuda, pelajar, jurnalis, perempuan, nelayan, pembela ham, bantuan hukum, dan lainnya mengadakan Konfrensi Pers kepada media dalam persiapan untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Hari Sumpah Pemuda,Kamis, 28 Oktober 2021, dengan mengusung Tema Aksi “Rezim Jokowi-Amin Gagal Sejahterakan Rakyat, Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat !!!”.

Acara Konfrensi Pers ini diadakan di Kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, No.74, Jakarta. Acara dimulai dari Pukul 12.00 WIB sampai selesai.

Organisasi pendukung yang akan melakukan Aksi unjuk rasa bersama aliansi GEBRAK antara lain Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), Liga Mahasiswa Nasional Demokratik-Dewan Nasional (LMND-DN), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR), Sekolah Mahasiswa Progresif (Sempro), Komite Revolusi Pendidikan Indonesia (KRPI), Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Jaringan Komunikasi Serikat Pekerja Perbankan (JARKOM SP Perbankan), dan Lain-lain.

Tiap perwakilan organisasi yang akan turun di Gebrak dalam unjuk rasa nanti memaparkan tuntutan mereka sesuai bidang mereka masing-masing. Pemaparan dijelaskan masing-masing data-data yang memberatkan rezim Jokowi-Amien akibat banyak merugikan seluruh rakyat Indonesia.

Dari pihak kepemudaan, mahasiswa, buruh, kaum wanita juga menuntut agar Pemerintah menata kembali perekonomian Rakyat Indonesia. Gerakan Gebrak memakai momentum hari Sumpah Pemuda agar adanya perubahan yang signifikan dalam masa Pemerintah rezim Jokowi-Amien.

Salah satu juga tuntutan dari Gebrak adalah Bangun Persatuan, Rebut Kedaulatan Rakyat dan cabut Omnibus Law beserta Turunannya serta cabut Undang-undang Cipta Kerja.

Juga Gebrak mengecam tindak kekerasan yang berlebihan yang dilakukan oleh para aparat pengamanan di setiap aksi demo yang dilakukan oleh rakyat.

(LR).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *