REPORTASE JAKARTAJAKARTA, 13 Juli 2026 – Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Maret Samuel Sueken mengajak pemerintah dan seluruh elemen bangsa memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar kembali kepada rakyat. Salahsatu bentuk nyatanya, kata dia, adalah mengalihkan dana hasil korupsi untuk program bedah rumah bagi keluarga kurang mampu.
Hal itu disampaikan Maret saat melakukan kunjungan ke lereng Gunung Lempuyang, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (12/7). Dalam kunjungan tersebut, Maret didampingi Ketua JPKP Provinsi Bali, Ketua JPKP DPD Karangasem, dan Bendahara Umum JPKP.
“Kali ini saya berada di lereng Gunung Lempuyang Kabupaten Karangasem Bali. Kami blusukan mengunjungi 2 keluarga miskin yang selama ini dibantu JPKP melalui program bedah rumah dan bantuan biaya pendidikan kepada anak-anak dari kedua keluarga tersebut,” ujar Maret.
Menurutnya, meskipun JPKP adalah organisasi relawan yang sederhana, kehadiran mereka membawa dampak nyata bagi masyarakat.
“Meskipun kami relawan JPKP hanyalah relawan yang sederhana, namun kesederhanaan kami membawa senyum bahagia ketika sahabat kami yang kurang mampu berhasil kami dampingi untuk ikut tersenyum,” lanjutnya.
Maret menegaskan, JPKP yang memiliki jejaring relawan hingga ke pelosok desa di seluruh Indonesia, selama lebih dari 10 tahun terus berkomitmen membantu pemerintah.
“JPKP selama lebih dari 10 tahun ini terus membantu pemerintah, membantu masyarakat dengan segala keterbatasannya guna melakukan terobosan-terobosan perubahan dari hal-hal terkecil. Menyisir orang miskin yang ada di lingkungan sekitar kita adalah bagian utama dari pengabdian uji relawan JPKP,” tegasnya.
Ia berharap, jika dana dari kasus-kasus hukum dan penyimpangan anggaran dapat dialihkan untuk program sosial seperti bedah rumah, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat terwujud.
“Andai Dana Korupsi Dialihkan untuk Bedah Rumah, Kesejahteraan Rakyat Bisa Lebih Cepat Terwujud,” pungkasnya.
Maret menutup kunjungannya dengan salam dari Pulau Dewata. “Salam hangat dari tanah Dewata – Bali,” ujarnya.
Reporter: Tim Redaksi