“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Dengan masjid yang hidup, maka lingkungan juga akan lebih aman dan kondusif,” ujarnya. Ia menjelaskan, konsep memakmurkan masjid tidak hanya sebatas aktivitas ibadah, tetapi juga mencakup kesejahteraan jamaah dan warga sekitar. Dengan meningkatnya kepedulian sosial melalui masjid, kebutuhan dasar masyarakat diharapkan dapat terbantu sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir. Dalam kesempatan itu, AKBP Jajang juga mengimbau masyarakat menjaga situasi lingkungan tetap aman, tenteram, dan nyaman. Warga diminta saling peduli, mengenali lingkungan sekitar, serta mengantisipasi potensi gangguan seperti tawuran, penyalahgunaan minuman keras, hingga tindak kejahatan lainnya. Masyarakat juga diingatkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyimpangan, termasuk penyalahgunaan tempat ibadah oleh kelompok tertentu.
“Kita harus peduli dengan lingkungan dan menjaga masjid agar tetap menjadi tempat ibadah yang aman, serta tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang bertentangan dengan nilai kebersamaan dan persatuan,” pungkasnya. Larty
