Dakwah lewat cara budaya menanam pohon ini berkolaborasi dengan sejumlah publik figur dalam kerangka โArtis Bersatu Gotong Royong Menanam Pohon.โ Sineas Akbar Bhakti menyambut baik dan turut mendukung gagasan โArtis Bersatu Menanam Pohonโ ini. Menurutnya, para seniman dan artis ikut kampanye penghijauan sangat efektif karena popularitas mereka mampu memperluas jangkauan pesan cinta lingkungan sekaligus peran kongrit artis berkelanjutan SDGs โSeniman dapat mengubah isu konservasi menjadi karya visual atau pertunjukan. Sementara figur publik dapat menginspirasi penggemar untuk terjun langsung menanam pohon dan menjaga alam,โ tegas sineas yang sudah menyutradarai ratusan judul sinetron, diantaranya sinetron Roda-Roda Gila, Anak Langit, Anak Jalanan, dan sinetron Bayu Cinta Luna. Akbar mengajak para seniman dan artis ikut kampanye penghijauan menanam pohon merawat bunda alam. Pihaknya ingin membuktikan bahwa seni dan aktivis lingkungan dapat berjalan beriringan. Akbar juga mengharapkan artis dapat turun langsung ikut menanam pohon di lokasi reboisasi,konservasi,DASHL seperti di hutan kota atau daerah pesisir untuk menarik partisipasi masyarakat secara luas. โTermasuk kita melibatkan mereka dalam pembuatan konten edukatif melalui media sosial tentang pentingnya bersatu menanam pohon,โ terang Akbar. *Bumi Titik Temu Kesadaran akan Ketuhanan* Pada saat yang sama Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito mengatakan, alam bukan sekadar objek fisik untuk dieksploitasi, melainkan jaringan kehidupan yang memiliki dimensi spiritual. Menurut Eddie Karsito, alam semesta bukanlah entitas yang berdiri sendiri, melainkan manifestasi dari sifat, nama, dan cahaya Tuhan. โMenanam pohon, menjaga kelestarian lingkungan, adalah manifestasi dari kesadaran kesatuan kosmis, tanggung jawab moral, dan bentuk penghormatan kita pada Sang Maha Pencipta,โ tuturnya. Sementara Agus Santosa selaku koordinator Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) menyambut baik gagasan dakwah hijau ini, sebagai manifestasi kerakan kemanusiaan yang sudah dijalankan melalui sedekah memberi makan di agenda PJBW. Dakwah hijau, kata Agus, adalah langkah strategis untuk memperluas jiwa filantropi dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar menjadi pelestarian lingkungan. โIni sejalan dengan spirit sedekah yang kita jalankan, di mana menjaga kelestarian alam dan ketahanan pangan adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam Islam,โ tegasnya. Setiap daun, oksigen, atau buah yang dimanfaatkan oleh manusia, burung, dan hewan, kata Agus, bernilai pahala. Bahkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir meskipun penanamnya telah tiada. Ibnu Hajar Herlambang, yang juga salah satu pengurus Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) menyoroti tentang pentingnya menanam pohon di Indonesia yang beriklim tropis sebagai kebutuhan ekologis yang krusial. Kerusakan hutan, seperti penggundulan dan deforestasi, kata Ibnu, harus diimbangi dengan penanaman pohon kembali untuk memulihkan fungsi ekologis lingkungan, mencegah bencana alam, dan menyerap karbon dioksida. โGerakan menanam pohon ini wajib diapresiasi sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan, investasi masa depan untuk generasi penerus, serta mitigasi perubahan iklim,โ tegas Ibnu. LR.
Dakwah lewat cara budaya menanam pohon ini berkolaborasi dengan sejumlah publik figur dalam kerangka โArtis Bersatu Gotong Royong Menanam Pohon.โ Sineas Akbar Bhakti menyambut baik dan turut mendukung gagasan โArtis Bersatu Menanam Pohonโ ini. Menurutnya, para seniman dan artis ikut kampanye penghijauan sangat efektif karena popularitas mereka mampu memperluas jangkauan pesan cinta lingkungan sekaligus peran kongrit artis berkelanjutan SDGs โSeniman dapat mengubah isu konservasi menjadi karya visual atau pertunjukan. Sementara figur publik dapat menginspirasi penggemar untuk terjun langsung menanam pohon dan menjaga alam,โ tegas sineas yang sudah menyutradarai ratusan judul sinetron, diantaranya sinetron Roda-Roda Gila, Anak Langit, Anak Jalanan, dan sinetron Bayu Cinta Luna. Akbar mengajak para seniman dan artis ikut kampanye penghijauan menanam pohon merawat bunda alam. Pihaknya ingin membuktikan bahwa seni dan aktivis lingkungan dapat berjalan beriringan. Akbar juga mengharapkan artis dapat turun langsung ikut menanam pohon di lokasi reboisasi,konservasi,DASHL seperti di hutan kota atau daerah pesisir untuk menarik partisipasi masyarakat secara luas. โTermasuk kita melibatkan mereka dalam pembuatan konten edukatif melalui media sosial tentang pentingnya bersatu menanam pohon,โ terang Akbar. *Bumi Titik Temu Kesadaran akan Ketuhanan* Pada saat yang sama Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan Eddie Karsito mengatakan, alam bukan sekadar objek fisik untuk dieksploitasi, melainkan jaringan kehidupan yang memiliki dimensi spiritual. Menurut Eddie Karsito, alam semesta bukanlah entitas yang berdiri sendiri, melainkan manifestasi dari sifat, nama, dan cahaya Tuhan. โMenanam pohon, menjaga kelestarian lingkungan, adalah manifestasi dari kesadaran kesatuan kosmis, tanggung jawab moral, dan bentuk penghormatan kita pada Sang Maha Pencipta,โ tuturnya. Sementara Agus Santosa selaku koordinator Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) menyambut baik gagasan dakwah hijau ini, sebagai manifestasi kerakan kemanusiaan yang sudah dijalankan melalui sedekah memberi makan di agenda PJBW. Dakwah hijau, kata Agus, adalah langkah strategis untuk memperluas jiwa filantropi dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar menjadi pelestarian lingkungan. โIni sejalan dengan spirit sedekah yang kita jalankan, di mana menjaga kelestarian alam dan ketahanan pangan adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam Islam,โ tegasnya. Setiap daun, oksigen, atau buah yang dimanfaatkan oleh manusia, burung, dan hewan, kata Agus, bernilai pahala. Bahkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir meskipun penanamnya telah tiada. Ibnu Hajar Herlambang, yang juga salah satu pengurus Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) menyoroti tentang pentingnya menanam pohon di Indonesia yang beriklim tropis sebagai kebutuhan ekologis yang krusial. Kerusakan hutan, seperti penggundulan dan deforestasi, kata Ibnu, harus diimbangi dengan penanaman pohon kembali untuk memulihkan fungsi ekologis lingkungan, mencegah bencana alam, dan menyerap karbon dioksida. โGerakan menanam pohon ini wajib diapresiasi sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan, investasi masa depan untuk generasi penerus, serta mitigasi perubahan iklim,โ tegas Ibnu. LR.
