REPORTASE JAKARTAJAKARTA – Tokoh masyarakat Agus Flores mengingatkan bahwa kehidupan di dunia hanyalah titipan. Menurutnya, manusia sebaiknya fokus berbuat baik, beramal, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT daripada sibuk bermusuhan dan memperkaya diri.
Hal itu disampaikan Agus Flores dalam pernyataannya, Minggu (26/7/2026).
“Di Bumi Ini, Makhluk Manusia, Ada Yang Baik Dan Buruk. Panggung Drama, Aturan Dibuat Manusia. Si Kaya dan Si Miskin Hanya di Bumi. Hal Biasa Lawan dan Musuh. Manfaat Terbaik di Bumi ini Beramal, Berdoa, Cintai Allah SWT,” ujar Agus.
Ia menilai, segala perbedaan status, kepintaran, kekayaan, hingga permusuhan hanyalah dinamika yang ada di dunia. Penilaian “hebat” atau “tidak hebat” juga, kata dia, hanya berlaku antar manusia.
“Percaya manusia hanya untuk manusia. Emangnya Tuhan percaya janji-janji manis kita? Tuhan itu yang kita muliakan, nggak butuh alasan-alasan apa. Karena belum berdoa, Allah tahu apa yang manusia doakan,” lanjutnya.
Agus Flores juga menekankan bahwa setiap perbuatan baik manusia akan dicatat oleh malaikat. Sedangkan pertanggungjawaban akhir sepenuhnya berada di hadapan Tuhan.
“Manusia bertindak yang baik saja, malaikat yang catat. Soal hebat atau tidaknya manusia, itu hanya manusia dengan manusia saja,” katanya.
“Tujuan hidup itu hanya dititip di bumi saja. Untuk berantem, saling memusuhi, memperkaya diri, ada si kaya dan si miskin, ada pintar dan ada dongkol, dll semuanya ada di bumi. Habis di manusia dan hanya manusia menilai,” tambah Agus.
Ia menutup dengan mengingatkan tentang hari perhitungan kelak.
“Urusan manusia dengan Tuhan pada saat meninggal, baru Tuhan tanya, ‘Apa selama kamu perbuat di bumi milik-Ku’,” pungkasnya.
Pernyataan Agus Flores ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak terjebak dalam persaingan duniawi dan lebih mengutamakan amal ibadah sebagai bekal akhirat.
Larty