REPORTASE JAKARTA

Negara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi di atas kertas, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat.

Langkah pertama adalah mewujudkan stabilitas makroekonomi. Inflasi yang terjaga, nilai tukar yang stabil, dan fiskal yang sehat menjadi fondasi agar dunia usaha berani berinvestasi dan daya beli masyarakat tetap kuat.

Selanjutnya, regulasi anti-korupsi harus diperkuat. Tanpa tata kelola yang bersih dan transparan, anggaran negara akan bocor dan kepercayaan publik maupun investor akan hilang. Penegakan hukum yang tegas dan sistem yang akuntabel adalah kunci agar setiap rupiah APBN benar-benar sampai ke rakyat.

Di sisi lapangan kerja, negara perlu memperluas kesempatan kerja melalui investasi yang inklusif. Investasi tidak boleh hanya menumpuk di kota besar atau sektor tertentu. Harus ada insentif bagi usaha mikro, kecil, menengah, serta investasi di daerah 3T agar pertumbuhan berjalan merata dan menyerap tenaga kerja lokal.

Terakhir, layanan dasar harus disediakan secara merata. Pendidikan dan kesehatan yang gratis atau setidaknya terjangkau adalah hak dasar warga. Ketika anak-anak bisa sekolah tanpa beban biaya dan keluarga bisa berobat tanpa takut utang, maka produktivitas bangsa akan naik.

Dengan empat pilar ini, stabilitas ekonomi, pemerintahan bersih, lapangan kerja inklusif, dan layanan dasar merata maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi kuat, berkelanjutan, dan yang paling penting: kesejahteraan rakyat bisa dinikmati secara merata di seluruh Indonesia.

Tangerang, 17 Agustus 2026

Larty Rafina Napitupulu BBA

IARMI, ISC, PEWARNA, FSBDSI

Pemimpin Redaksi

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.