Bukan sekadar memberikan arahan, Iptu Bayu bahkan mengantar langsung Aris untuk membeli alat yang diperlukan. Langkah sederhana itu menjadi pertolongan yang berarti bagi seorang warga lanjut usia yang sedang menghadapi kendala di tengah perjalanan. Setelah kebutuhan kendaraan diperoleh, petugas memastikan proses penanganan berlangsung dengan aman sehingga kendaraan tidak terlalu lama berada di lokasi dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Aksi Iptu Bayu bersama personel Induk PJR BSD tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian di jalan tidak selalu berbentuk penindakan. Di tengah derasnya arus kendaraan, kepedulian dan kehadiran petugas dapat menjadi pertolongan pertama bagi masyarakat yang membutuhkan. Bagi Aris, bantuan tersebut tentu meninggalkan kesan tersendiri. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kesigapan personel Induk PJR BSD, khususnya Iptu Bayu, yang telah membantunya ketika mengalami kesulitan. “Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberadaan polisi lalu lintas di jalan raya bukan hanya untuk mengatur dan menegakkan aturan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ucapnya. Iptu Bayu, mengimbau para pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama ketika menggunakan jalan tol. Kondisi ban, mesin, bahan bakar, sistem pengereman, serta perlengkapan darurat perlu dipastikan dalam keadaan baik. “Sebab, di jalan tol, gangguan kecil pada kendaraan dapat berubah menjadi persoalan besar apabila tidak segera ditangani,” tegasnya. Bagi seorang pengendara seperti Aris, kehadiran seorang petugas yang sigap di saat membutuhkan pertolongan menjadi bukti bahwa kepedulian di jalan raya masih menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat. LR
Bukan sekadar memberikan arahan, Iptu Bayu bahkan mengantar langsung Aris untuk membeli alat yang diperlukan. Langkah sederhana itu menjadi pertolongan yang berarti bagi seorang warga lanjut usia yang sedang menghadapi kendala di tengah perjalanan. Setelah kebutuhan kendaraan diperoleh, petugas memastikan proses penanganan berlangsung dengan aman sehingga kendaraan tidak terlalu lama berada di lokasi dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Aksi Iptu Bayu bersama personel Induk PJR BSD tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian di jalan tidak selalu berbentuk penindakan. Di tengah derasnya arus kendaraan, kepedulian dan kehadiran petugas dapat menjadi pertolongan pertama bagi masyarakat yang membutuhkan. Bagi Aris, bantuan tersebut tentu meninggalkan kesan tersendiri. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kesigapan personel Induk PJR BSD, khususnya Iptu Bayu, yang telah membantunya ketika mengalami kesulitan. “Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberadaan polisi lalu lintas di jalan raya bukan hanya untuk mengatur dan menegakkan aturan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ucapnya. Iptu Bayu, mengimbau para pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama ketika menggunakan jalan tol. Kondisi ban, mesin, bahan bakar, sistem pengereman, serta perlengkapan darurat perlu dipastikan dalam keadaan baik. “Sebab, di jalan tol, gangguan kecil pada kendaraan dapat berubah menjadi persoalan besar apabila tidak segera ditangani,” tegasnya. Bagi seorang pengendara seperti Aris, kehadiran seorang petugas yang sigap di saat membutuhkan pertolongan menjadi bukti bahwa kepedulian di jalan raya masih menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat. LR
