JAKARTA — Nama Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.B.A., atau akrab disapa Bamsoet, tidak asing di panggung politik nasional. Pria kelahiran Jakarta, 10 September 1962, ini dikenal sebagai politisi senior Partai Golkar yang kesohor pengalaman di legislatif, eksekutif partai, hingga dunia usaha dan otomotif.
Perjalanan Bamsoet dimulai bukan dari politik, melainkan dari dunia jurnalistik. Lulusan SMA Negeri 14 Jakarta ini memulai karier sebagai Wartawan Harian Umum Prioritas pada 1985, Sekretaris Redaktur Majalah Vista, hingga menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Info Bisnis dan Harian Umum Suara Karya. Dari dunia pena, ia kemudian merambah dunia bisnis sebagai Direktur dan Komisaris di sejumlah perusahaan, seperti PT. Suara Irama Indah, PT. Suara Rakyat Membangun, dan PT. Kodeco Timber.
Darah organisasi sudah mengalir sejak mahasiswa. Ia pernah menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Akademi Akuntansi Jayabaya, Ketua Umum Badan Perwakilan Mahasiswa, hingga aktivis HMI dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang menjadi sayap Partai Golkar. Bamsoet resmi bergabung dengan Golkar sejak 1992.
Karier politiknya di Senayan dimulai pada Pemilu 2009. Ia terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah VII (Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen) dan duduk di Komisi III yang membidangi Hukum, HAM, dan Keamanan. Namanya mulai melambung saat menjadi anggota Panitia Khusus (Pansus) Skandal Bank Century.
Puncak kariernya terjadi pada 15 Januari 2018, ketika ia dilantik menjadi Ketua DPR RI ke-20 menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi e-KTP. Setahun kemudian, pada 3 Oktober 2019 hingga 30 September 2024, ia dipercaya menjadi Ketua MPR RI ke-15.
Di luar parlemen, Bamsoet dikenal multitalenta. Ia adalah Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Wakil Ketua Umum Partai Golkar, pengusaha, dan kini juga menjadi Dosen Tetap Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti dan Universitas Pertahanan (Unhan) setelah meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran pada 2023.
Bagi Bamsoet, politik adalah pengabdian. Dari seorang jurnalis, pengusaha, hingga menjadi pimpinan dua lembaga tertinggi parlemen, ia membuktikan bahwa konsistensi, loyalitas, dan kerja keras adalah kunci bertahan di panggung politik nasional.
Jakarta, 20 September 2026
Larty
The requested URL was not found on this server.
Additionally, a 404 Not Found
error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.