REPORTASE  JAKARTA

Gmbr. Almarhum, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

Jakarta – Erles Rareral, S.H., M.H., pengacara kelahiran Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur yang dikenal dengan sebutan “Pangeran Malaka”, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Ucapan belasungkawa itu disampaikan dari kantor PASOPATI & ASSOCIATES LAW, MUTIARA BULDING JL MAMPANG PRAPATAN NO 10 JAKSEL.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya Erles Rareral menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu,” ujar Erles, Minggu, 31/5/2026.

Pria yang akrab disapa Erles ini lahir dan besar di Ende, Flores. Ia mengenang masa kecilnya di rumah orang tua yang letaknya berhadapan langsung dengan Markas Kompi C 743 Yonif Raider 743/PSY Ende. Kedekatan dengan dunia militer sejak kecil disebutnya membentuk cara pandangnya tentang pengabdian.

“Rumah orang tua saya di Ende berhadapan dengan Kompi C 743 Ende. Sejak kecil saya melihat langsung bagaimana para prajurit menjaga negeri ini. Mungkin dari sanalah saya belajar arti pengabdian,” kenang Erles.

Erles menilai Ryamizard Ryacudu adalah sosok yang menginspirasi banyak orang, termasuk dirinya sebagai putra daerah. Pengabdian almarhum selama lebih dari empat dekade disebutnya menjadi pilar penting sejarah pertahanan Indonesia.

“Dari taruna muda hingga Menteri Pertahanan, beliau konsisten menjaga kedaulatan dan keamanan negeri. Hidup beliau diwarnai komitmen yang tidak pernah padam,” kata Erles.

Bagi Erles, warisan pemikiran Ryamizard tentang nasionalisme menjadi pesan utama yang harus diteruskan. Menurutnya, di tengah tantangan zaman, semangat cinta tanah air harus terus digaungkan.

“Pemikiran mengenai nasionalisme, bela negara, dan pentingnya persatuan bangsa menjadi bagian dari kontribusi yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang,” tegas pengacara kelahiran Ende itu.

Sebagai pemimpin PASOPATI & ASSOCIATES LAW FIRM, Erles melihat pengabdian Ryamizard tidak hanya di medan perang, tetapi juga saat menakhodai Kementerian Pertahanan 2014-2019. Dua peran itu, baginya, menunjukkan keteladanan seorang negarawan sejati.

“Baik saat mengenakan loreng TNI maupun saat berada di pemerintahan, namamu melekat sebagai sosok yang gigih menjaga merah-putih,” ucap Erles.

Erles menutup pernyataannya dengan doa. Ia berharap almarhum Ryamizard Ryacudu husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Selamat jalan, Jenderal. Terima kasih atas pengabdian tulusmu untuk Indonesia. Pengabdianmu untuk negeri ini akan tetap tercatat dalam sejarah,” pungkasnya.

Ucapan duka dari “Pangeran Malaka” asal Ende ini menambah deretan penghormatan dari berbagai tokoh untuk mantan Panglima Kodam Jaya dan Menteri Pertahanan tersebut.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *