REPORTASE JAKARTA

Diduga Ada Upaya Merusak Reputasi Pemerintah di Mata Internasional, Desak Panggil Pengelola Mall

JAKARTA – Minggu (2/8/2026) Praktisi hukum ERLES RARERAL, S.H., M.H. menolak keras adanya pemagaran di sejumlah pusat perbelanjaan atau mall. Ia menduga peristiwa tersebut merupakan bagian dari skenario untuk merusak reputasi pemerintahan di dunia internasional.

Dalam wawancara lewat telepon Minggu 2 Agustus 2026, ERLES RARERAL mengatakan bahwa, pemagaran tersebut berpotensi menimbulkan persepsi seolah-olah Indonesia dalam kondisi mencekam dan tidak aman bagi investor asing.

“Ini omong kosong semua. Saya menduga keras ini settingan rencana jahat dari orang-orang kotor yang mau merusak reputasi pemerintahan di dunia internasional seolah-olah Indonesia mencekam atau tidak aman bagi investor asing,” tegas Erles.

Desak Tindakan Tegas Negara
Erles meminta kepada Presiden RI untuk segera memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI agar menertibkan pagar-pagar yang terpasang di area mall.

Ia juga mendesak aparat segera memanggil pemilik dan pengelola mall-mall terkait untuk dimintai keterangan.

“Tangkap semua oligarki-oligarki hitam. Saya menduga keras mereka berada di balik kejahatan ini semua,” ujarnya.

Pernyataan Erles ini muncul di tengah sorotan publik terhadap sejumlah pengamanan berlebih di area komersial yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan kegaduhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola mall maupun aparat terkait dugaan dan tuntutan yang disampaikan Erles Rareral.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.