Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan nasional, termasuk dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat. Hal itu disampaikan Prabowo dalam amanatnya saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Senin (4/6/2026). Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media. Para pemerhati masyarakat telah mencermati kebijakan Pajak 22% saat ini yang tentu berdampak kepada kebangkrutan besar pada usaha masyarakat dan melemahkan sendi sendi jaringan nasional serta internasional di sektor ekonomi di wilayah Indonesia. Ketentuan nilai pajak saat ini akan mempengaruhi semua bidang usaha yang masih terpuruk dan akan terus terpuruk. Apalagi nilai rupiah semakin kandas jatuh nilainya yang jelas berdampak naiknya atau berganti harga kepada puluhan ribu item jenis barang. Harapan masyarakat menengah kebawah bahwa ada solusi jelas bahwa masyarakat menengah kebawah mendapatkan ruang untuk mampu mandiri menjalankan usahanya dengan meningkatnya daya beli masyarakat. Kini persoalan bertambah lagi dengan kebijakan pajak 22% yang memberatkan. Apalagi pemerintah tidak berhasil mendorong meningkatkan daya beli masyarakat. Sejarah Indonesia mencatat bahwa hanya satu Presiden yang mampu meningkatkan nilai rupiah dan kekuatan daya beli masyarakat di saat terpuruk nyaitu PROF BJ HABIBI. Kemudian hal selanjutnya tidak ada lagi Presiden yang mampu mengurangi beban di pundak masyarakat. Apakah persoalan perut masyarakat tidak penting diperjuangkan. Apakah persoalan daya beli masyarakat agar kembali kuat tidak penting diperjuangkan. Prof Sutan Nasomal menghimbau kepada Pemerintah Indonesia agar lebih berani hadir membela masyarakat luas dari pada membela kepentingan para penari di atas penderitaan rakyatnya. Suara masyarakat ini mewakili 280 juta penduduk. Agar Presiden RI lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.
Jangan dijadikan tumbal nafas masyarakat atas kepentingan sekelompok orang yang serakah dan tak perduli dengan rakyat yang tertindas Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA SAQWA PLUS Call Center 087719021960.
