REPORTASE JAKARTA

DENPASAR — Calon Ketua DPC Peradi SAI Denpasar Periode 2026–2030, I Wayan Gede Yudiana, S.H., M.H., C.L.A., mendorong advokat hadir lebih dekat ke masyarakat. Fokusnya: pendampingan Desa Adat dan penguatan hukum bagi UMKM.
Menurutnya, advokat tidak boleh hanya berhenti di ruang sidang. Peran strategis advokat juga ada di edukasi hukum, pendampingan kelembagaan, dan penguatan kapasitas pelaku usaha.
“Advokat harus menjadi mitra strategis yang memberi edukasi, solusi, dan perlindungan hukum,” kata Wayan Gede Yudiana di Denpasar, Senin (30/6/2026).
Desa Adat Bisa Kerja Sama dengan Swasta, Asal Legalitasnya Jelas
Wayan Gede menyoroti potensi kerja sama antara Desa Adat dengan BUMN maupun swasta. Ia menilai kerja sama itu dimungkinkan secara hukum positif maupun untuk penguatan kelembagaan adat.
“Namun, kerja sama tersebut perlu dirumuskan secara cermat agar tetap selaras antara hukum positif dan hukum adat,” ujarnya.
Ia melihat masih banyak Desa Adat yang ragu menghubungi advokat karena faktor biaya, jarak, atau belum terbiasa didampingi sejak awal. Karena itu, ia mendorong ruang diskusi terbuka antara advokat dan Desa Adat diperbanyak.
“Peran advokat menjadi sangat penting untuk merumuskan legalitas, konstruksi hubungan hukum, serta memastikan kerja sama berjalan aman, setara, dan bermanfaat,” tegasnya.
Luncurkan ‘One Stop Legal Clinic’ untuk Naikkan Kelas UMKM
Selain Desa Adat, Wayan Gede juga menginisiasi program hukum bagi UMKM Kota Denpasar. Program bernama One Stop Legal Clinic ini menggandeng advokat yang berspesialisasi di bidang badan usaha, perizinan, perpajakan, kontrak bisnis, hingga merek dan HAKI.
Dalam kegiatan bersama Rumah BUMN, ia menjadi keynote speaker di hadapan lebih dari 75 pelaku UMKM.
“Saya senang mendapat dukungan dari para lawyers yang punya spesialisasi untuk memberikan pencerahan hukum bisnis. Harapannya UMKM Denpasar naik kelas menjadi pebisnis handal,” katanya.
Usung Visi SAI: Spesialisasi, Akselerasi, Integritas
Dalam pencalonan, Wayan Gede mengusung visi SAI. Spesialisasi untuk membantu anggota menemukan keahlian. Akselerasi untuk mempercepat akses dan sinergi. Integritas untuk menjaga marwah profesi melalui tata kelola dan kode etik.
Ia saat ini menjabat Ketua PBH SAI Denpasar sejak 2023. Di dunia profesional, ia Founder & Managing Partner WAY Law Firm dan President Director PT Lodging Management International.
“Peradi SAI Denpasar harus jadi rumah besar yang memperkuat kapasitas advokat dan relevan bagi kebutuhan publik,” pungkasnya.
(LR).
