Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri mengatakan, TNI dan Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, kedaulatan negara, dan keutuhan NKRI. Karena itu, kebersamaan kedua institusi harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ia juga menegaskan semangat bersama “Jaga Jakarta, Jaga Jayakarta, Jaga Indonesia Tetap Utuh”. Menurutnya, keamanan Jakarta berpengaruh besar terhadap stabilitas nasional. “TNI dan Polri merupakan pilar dalam menjaga NKRI. Kita harus terus kompak, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk menjaga keamanan masyarakat, pemerintahan, serta keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya. Antisipasi Dinamika Keamanan
Pangdam Jaya Letjen Deddy Suryadi menambahkan, kerja sama antarsatuan sangat diperlukan di tengah tingginya dinamika keamanan di Jakarta. Setiap perkembangan di ibu kota harus ditangani secara cermat karena dapat berdampak ke wilayah lain. Koordinasi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Kopassus, lanjutnya, perlu terus dilanjutkan termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Kopassus Siap Dukung
Pada kesempatan itu, Pangkopassus Letjen Djon Afriandi menegaskan Kopassus siap memberikan dukungan kepada Polda Metro Jaya maupun Kodam Jaya sesuai prosedur, kewenangan, dan perintah pimpinan. Ia juga meminta personel tidak mudah terpengaruh informasi sepihak yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara TNI dan Polri. “Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya merupakan duet yang serasi. Keduanya memiliki komunikasi dan koordinasi yang sangat baik dalam menghadapi berbagai dinamika di Jakarta. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengagendakan kunjungan balasan ke Polda Metro Jaya sebagai wujud komitmen mempererat kerja sama,” ungkapnya. LR
