REPORTASE JAKARTA
Erles Rareral Nilai Kejagung Butuh Pimpinan Baru untuk Tuntaskan Kasus “Harta Karun” Febri
JAKARTA — Ketidakpuasan publik terhadap penanganan kasus penemuan “harta karun” di rumah Febri kembali menguat. Masyarakat menilai penyelesaian perkara tersebut belum jelas dan terkesan lambat.
Menyikapi hal itu, pengacara kondang Erles Rareral, SH., M.H. mengusulkan kepada Presiden agar menunjuk Abraham Samad sebagai Jaksa Agung. Usulan ini disampaikan dengan pertimbangan pengalaman dan rekam jejak Abraham Samad selama memimpin lembaga penegakkan hukum.
โPresiden perlu mempertimbangkan nama Abraham Samad sebagai Jaksa Agung. Beliau memiliki kapasitas, pengalaman, dan integritas yang tidak diragukan dalam menegakkan hukum,โ kata Erles Rareral di Jakarta, Selasa (29/7/2026).
Menurut Erles, Abraham Samad dikenal sebagai figur yang tegas, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Hal itu dinilai penting untuk memperkuat peran Kejaksaan Agung ke depan, terutama dalam menuntaskan kasus-kasus besar yang belum selesai.
Erles menilai, di tengah “guncangan tektonik” politik hukum yang menghantam republik ini, Kejaksaan Agung membutuhkan pimpinan yang berani dan independen agar tim khusus penyidik kasus Febri dapat bekerja secara optimal tanpa intervensi.
โAbraham Samad juga dapat membongkar kasus-kasus mega korupsi yang belum diselesaikan oleh Kejaksaan Agung sekarang ini. Bangsa ini masih membutuhkan sosok Abraham Samad,โ tegas Erles.
Abraham Samad sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK periode 2011-2015. Namanya kerap muncul dalam bursa calon pimpinan lembaga penegak hukum karena rekam jejaknya yang vokal terhadap praktik korupsi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Istana terkait usulan tersebut.
Larty
The requested URL was not found on this server.
Additionally, a 404 Not Found
error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.