REPORTASEย  JAKARTA

Jakarta — 22 April 2026, PT Central Omega Resources Tbk (COR) kembali menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi dengan menggelar RUPS Tahunan sekaligus Public Expose Gedung Artha Graha di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi perseroan untuk memaparkan kinerja, strategi bisnis, serta arah pengembangan perusahaan ke depan di tengah dinamika industri pertambangan, khususnya komoditas nikel.

Acara sesi tanya jawab ini dipandu oleh Yohanes Supriyadi selaku Corporate Secretary. Dalam kesempatan ini hadir juga Direktur Andi Jaya dan Direktur Feni Silviani Budiman yang secara langsung menyampaikan paparan kepada investor, analis, dan awak media.

Sejak awal pemaparan, manajemen menekankan bahwa Public Expose bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.

Yohanes Supriyadi selaku Corporate Secretary, mengatakan โ€œKami ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kondisi dan arah perusahaan,โ€ ucapnya.

Memulai sesi profil perusahaan, Andi Jaya mengulas perjalanan panjang COR sejak berdiri pada 2005. Ia menuturkan bahwa transformasi besar terjadi pada 2008 saat perusahaan mulai mengubah fokus bisnisnya ke sektor pertambangan dan pengolahan mineral. โ€œKami terus memperluas bidang usaha secara bertahap, dan sejak 2011 mulai memasuki fase produksi hingga sekarang,โ€ jelasnya.

Saat ini wilayah operasional COR terpusat di Pulau Sulawesi, meliputi Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Gorontalo. Menurut Andi, kawasan tersebut masih menyimpan potensi besar yang belum tergarap optimal. โ€œDari total wilayah yang kami miliki, baru kurang dari 30 persen yang dieksplorasi. Artinya, peluang pengembangan ke depan masih sangat terbuka lebar,โ€ katanya.

Memasuki sesi tinjauan kinerja, manajemen memaparkan capaian operasional dan keuangan sepanjang 2025. Andi Jaya mengakui bahwa dinamika industri global turut memengaruhi volume produksi perseroan. Namun ia menyebut strategi efisiensi berhasil menjaga kinerja tetap positif. โ€œKami melakukan penyesuaian produksi, salah satunya dengan fokus pada limonit yang biaya produksinya lebih rendah. Hasilnya, laba perusahaan justru mengalami peningkatan,โ€ ungkapnya.

Andi menambahkan, fokus pada limonit menjadi langkah strategis untuk menjaga daya saing di tengah fluktuasi harga nikel global. Perseroan juga terus mendorong hilirisasi agar nilai tambah produk dapat meningkat dan tidak bergantung pada ekspor bahan mentah.

Di akhir sesi, manajemen menegaskan bahwa keterbukaan dan tata kelola yang baik akan terus menjadi prioritas COR. โ€œPublic Expose ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada investor dan publik. Ke depan, kami akan terus berupaya menjaga transparansi sekaligus memperkuat pertumbuhan berkelanjutan,โ€ tutup Yohanes.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://bumimineralsulawesi.com/smelter

https://enspirestudio.com/about/

https://catalog.widyagama.ac.id/

https://thekitchenwithnina.com/hello-world/

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play login

https://library.akfarsurabaya.ac.id/

dewaslot88

https://dentiloquent.com/category/blogs/

Aceplay99

Aceplay99

https://bearmarketleader.com/

https://www.nabire.net/hubungi-kami/

https://www.nasmocojogja.net/konsumen-toyota-jogja/

https://devbook.net/work/