REPORTASE  JAKARTA

Tangerang, 8 Juli 2025 – Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di depan SMAN 1 Kota Tangerang untuk menyuarakan dugaan kecurangan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai tidak transparan. Mereka menilai bahwa sistem SPMB di Provinsi Banten sangat tertutup dan membuka peluang terjadinya praktik-praktik kecurangan di sejumlah sekolah.

Dalam orasinya, perwakilan massa menyampaikan bahwa sistem SPMB yang tidak transparan dapat memungkinkan terjadinya kecurangan. Mereka juga menyoroti peran operator sekolah yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam proses seleksi. “Sistem SPMB sangat tertutup, seperti kata Pak Gubernur. Ini yang terjadi di berbagai sekolah, banyak kecurangan karena sistemnya tidak transparan,” ujar salahsatu orator aksi.

Mereka juga menilai bahwa sekolah memiliki hak prerogatif dalam proses seleksi, sehingga memungkinkan terjadinya kecurangan. “Operator bilang semuanya by sistem, tapi faktanya sekolah punya hak prerogatif seperti yang disampaikan Pak Gubernur. Jadi, Bapak dan Ibu jangan mau dibodohi,” tegasnya.

Namun, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 1 Kota Tangerang, Heru Minwardiani, membantah adanya perlakuan khusus dalam penerimaan siswa baru di sekolah tersebut. Ia menjelaskan bahwa penerimaan murid baru di SMAN 1 Kota Tangerang sudah sesuai dengan sistem dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

Heru juga memberikan penjelasan mengenai kuota penerimaan siswa melalui jalur domisili. “Khusus untuk jalur domisili, tahun ini ada 108 siswa baru yang diterima di SMAN 1 Kota Tangerang. Jalur domisili tahun ini mencakup wilayah Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Neglasari,” terang Heru.

Aksi ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap proses seleksi masuk sekolah negeri yang dianggap belum sepenuhnya terbuka dan adil. Mereka berharap pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Banten, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang berjalan saat ini.

Dengan demikian, diharapkan proses SPMB dapat menjadi lebih transparan dan adil bagi semua calon siswa, serta mengurangi potensi kecurangan yang dapat terjadi.

(Arie).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://bumimineralsulawesi.com/smelter

https://enspirestudio.com/about/

https://catalog.widyagama.ac.id/

https://thekitchenwithnina.com/hello-world/

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play login

https://library.akfarsurabaya.ac.id/

dewaslot88

https://dentiloquent.com/category/blogs/

Aceplay99

Aceplay99

https://bearmarketleader.com/

https://www.nabire.net/hubungi-kami/

https://www.nasmocojogja.net/konsumen-toyota-jogja/

https://devbook.net/work/