REPORTASE  JAKARTA

Yahukimo, Papua Pegunungan – Tim Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Sat Reskrim Polres Yahukimo telah menangkap 8 terduga pelaku penyerangan brutal terhadap guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk pada pertengahan Maret lalu. Kedelapan pelaku yang diamankan merupakan bagian dari kelompok KKB yang dikenal sebagai Batalyon Eden Sawi Yali, di bawah komando Ohion Helembo alias Bapa Simpan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa penanganan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pelaku dan jaringannya. “Kami serius menangani kasus ini. Pelaku yang terlibat akan kami proses secara tegas dan profesional. Tindakan kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan tidak bisa ditoleransi karena mereka adalah simbol kemanusiaan dan pelayanan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Dari 8 pelaku yang diamankan, 3 telah terbukti sebagai tersangka, yaitu Aris Pahabol, DH, dan NS, sedangkan 5 lainnya masih dalam proses pendalaman. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat dan menindak tegas kelompok-kelompok yang mengganggu kedamaian,” ujar Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T.

Penangkapan ini menjadi bukti kerja keras aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan. Tim investigasi gabungan masih melakukan pendalaman terhadap 5 pelaku yang sudah diamankan serta terus memburu sisa anggota kelompok bersenjata yang diduga kuat terlibat dalam aksi biadab tersebut.

Satgas Damai Cartenz berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap kelompok-kelompok yang mengganggu keamanan dan kedamaian di Papua Pegunungan. “Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat,” tambah Brigjen Pol. Faizal.

Dengan penangkapan ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Satgas Damai Cartenz juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya keamanan dan pembangunan di Papua Pegunungan.

Penanganan kasus ini akan terus berlanjut hingga seluruh pelaku dan jaringannya dapat diungkap dan diproses secara hukum. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kekerasan dan menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan.
(Red).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://bumimineralsulawesi.com/smelter

https://enspirestudio.com/about/

https://catalog.widyagama.ac.id/

https://thekitchenwithnina.com/hello-world/

https://trickut.com/mint-mobile-review-everything-you-need-to-know-and-is-it-worth-it/

ace99play login

https://library.akfarsurabaya.ac.id/

dewaslot88

https://dentiloquent.com/category/blogs/

Aceplay99

Aceplay99

https://bearmarketleader.com/

https://www.nabire.net/hubungi-kami/

https://www.nasmocojogja.net/konsumen-toyota-jogja/

https://devbook.net/work/