Reportasejakarta.com-Jakarta, Ketika di sambangi 3 awak media di Galerynya Jalan Senopati Kebayoran Baru. Ferry Sunarto seorang designer muda yang kondang dan cerdas mampu melakukan terobosan dalam dunia Fashion yang menciptakan banyak sekali cipta karya nyata, pada Jumat 5 Februari 2021 Ferry  memaparkan beberapa hal penting perkembangan mode dalam dunia fashion di era pandemi covid 19,

“Pada era pandemik seperti ini tentunya akan merubah kebiasaan sehari-hari kita menjadi sebuah kebiasaan baru, hal itu juga merubah cara kita berpakaian, cara kita mengkonsumsi sesuatu, cara kita bertemu dengan seseorang. Orang sekarang ini lebih berpikir sesuatu yang longterm. Dulu mungkin sekali pakai beli lagi beli lagi sekarang ini akan membeli sesuatu yang lebih jangka panjang,”ucapnya.

“Saya pribadi sedang mengembangkan sesuatu yang lebih hygine dalam era new normal ini kita harus tetap positif thinking, berkreasi, berkarya dan berdampingan dengan Covid. Saya mendevelop produk yaitu coat yang hygine yaitu bahannya antibakteri dan quick dry dan juga water repelent dan breathable,” ucapnya.

Ferry juga mengatakan,”Bajunya bisa dipakai pada saat work from home dan bisa dipakai keluar juga bila terkena droplet tidak apa-apa juga bisa dipakai berkali-kali. Bahannya dari polyester, menggunakan teknologi antibakteri 30 kali cuci. Bajunya diproduksi di Bandung. Kebetulan di Bandung banyak pabrik tekstil untuk seragam jadi sudah ada sertifikat SNI,” lanjutnya.

Ferry Sunarto yang sudah 25 tahun berkecimpung di dunia Fashion juga duduk Sebagai Dewan Penasihat dalam sebuah organisasi mode yang membawahi 400 orang desainer Indonesia.

Beragam kegiatan sudah dilakukan, salah satunya adalah Muslim Fashion Festival yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center.

“Kami juga membantu para UMKM bekerjasama dengan Bank Indonesia yang memiliki binaan -binaan untuk memajukan kain-kain dari daerah Indonesia bisa lebih dikenal baik secara nasional maupun international,” ucap Ferry.

“Selain itu saya juga membantu KBRI Moskow yang melaksanakan Festival Indonesia dari tahun 2016 sampai 2019, saya sebagai ketua koordinator pemilihan dan inkubator UMKM. Di akhir acara tersebut ada show tunggal, saya membantu UMKM ini bagaimana untuk mempresentasikan sebuah karya yang bagus dalam kancah internasional. ” lanjut Ferry.

“Core bisnis saya sendiri adalah Kebaya Indonesia, bagi saya kebaya bukan hanya sebagai busana nasional tapi juga sebagai pemersatu bangsa. Kebaya dapat mempersatukan kita semua mengatasi beragam perbedaan.” tutur Ferry.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama jadi kami memikirkan bagaimana karyawan bisa tetap hidup, saya mempunyai network maka saya membantu mereka dengan network yang saya miliki. Saya meminta kerjasama dengan beberapa BUMN untuk bisa mensuplai APD yang berkualitas dengan harga yang sangat murah dengan untung yang tipis hanya agar para karyawan bisa hidup dan punya penghasilan. ” tutur Ferry

“Harapan saya kedepannya The Show Must Go On, kita sebagai manusia biasa dengan kondisi pandemi kita flashback dalam pengertian fashion pasti mengalami perubahan yang sangat dahsyat kita akan lebih efisien dan bersatu dengan alam. Kedepannya akan lebih green fashion, lebih natural, orang akan lebih menghargai alam lingkungan dengan sebuah konsep baru yang lebih down to earth, kualitas tetap bagus serta digitalisasi yang semakin mempengaruhi kita dan produksi dalam negeri akan semakin dikenal di dunia internasional.” tutup Ferry diakhir wawancara.

(Larty).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *