Reportasejakarta.com — Jakarta, 23 Juni 2021, Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman dan logistik PTSatria Antaran PrimaTbk
(SAPX ).

Pada akhir tahun 2021 menargetkan pendapatan bakal bertumbuh 32,86% menjadi Rp 600 miliar dan laba sebanyak Rp 40 miliar, naik 27,65%. Untuk mendukung target tersebut, perseroan akan mengoptimalkan operasional kantor cabang.
Presiden Direktur Satria Antaran Prima Budiyanto Darmastono menjelaskan, perseroan akan menempatkan tenaga penjualan di seluruh 209 kantor cabang perusahaan yang dilakukan secara bertahap. Sehingga kantor cabang yang sebelumnya hanya berfungsi secara operasional dapat melakukan penjualan juga.

“Kami akan meningkatkan akan meningkatkan tenaga penjualan/ sales force yang berada pada kantor cabang hingga 70% dan akan terus berlanjut hingga tahun depan,” jelasnya dalam paparan publik secara virtual, Rabu (23/6/2021).

Strategi itu, Kata Budiyanto, akan dimaksimalkan dengan upaya perseroan memperluas kantor cabang dan juga penambahan armada yang ditargetkan sebanyak 100 unit. Adapun pelebaran dilakukan perseroan pada luas kantor yang sebelumnya 300 meter persegi menjadi 1000 meter persegi.

Lebih lanjut, perseroan juga berencana menambah counter agent dan juga klien-klien baru. Untuk memuluskan berbagai rencana ini perseroan menyiapkan capital expenditure/capex sebanyak Rp 56 miliar, yang bersumber dari kas internal.

“Dengan demikian, sejumlah agenda ekspansi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan peningkatan pengiriman menjadi 4,5 juta paket per bulan, dari sebelumnya hanya 2,5 juta,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, perseroan juga mendapatkan izin dari para pemegang sahamnya untuk melakukan pencarian dana melalui skema penerbitan obligasi maupun obligasi konversi.

Namun, Budiyanto mengatakan, opsi itu akan dilakukan apabila perseroan membutuhkan pendanaan lebih.

“Perseroan masih menimbang dan mempelajari opsi mana yang akan diambil dan menguntungkan bagi kami,” pungkasnya.

Adapun hingga kuartal pertama 2021, Satria Antaran Prima membukukan pendapatan sebanyak Rp 129,84 miliar, bertumbuh 19,52% dari sebelumnya Rp 108,63 miliar.

Kendati demikian, meningkatnya pendapatan ini belum mampu menopang laba bersih perseroan.
Sampai akhir Maret 2021, laba bersih yang diperoleh hanya Rp 8.21 miliar, padahal di periode yang sama tahun sebelumnya perseroan mampu memperoleh laba Rp 11,36 miliar.

Incar Pasar Global
Satria Antaran Prima juga sebelumnya meresmikan kerja sama bisnis dengan Yusen Logistics Indonesia. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Budiyanto dan Presiden Direktur PT Yusen Logistics, Yoshihiro Makino pada Kami Pekan lalu.
Dengan diraihnya kerjasama ini, diharapkan dapat membawa kemudahan bagi para pengguna layanan Yusen Logistics Indonesia sekaligus melebarkan sayap Sap express ke pasar global.

Kerja sama yang terjalin antara Sap express dan Yusen Logistics Indonesia tidak hanya berpotensi pada keberhasilan kedua perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Batalkan Stock Split, SAPX Siap Tebar Dividen Rp18 Per Lembar Saham.

PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) atau SAP Expres berencana membagikan dividen tunai sebesar Rp14,99 miliar. Nilai dividen ini setara Rp18 per saham. Keputusan ini ditetapkan berdasarkan hasil RUPS perusahaan.
Direktur Utama SAPX Budiyanto Darmostono, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa dividen yang diberikan tersebut berasal dari laba bersih yang berhasil dikoleksi perseroan sepanjang tahun 2020 sejumlah Rp31,16 miliar.

“Sedangkan Penggelontoran dividen itu telah mendapat restu pemegang saham. Adapun saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp16,16 miliar dan ekuitas SAPX per 31 Desember 2020 sebesar R137,98 miliar,” ujar Budiyanto, Kamis (24/6).

Jadwal pembagian dividen, cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 30 Juni 2021. Cum dividen pasar tunai pada 2 Juli 2021. Sedang ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 2 Juli 2021, dan ex dividen pasar tunai pada 5 Juli 2021. Tanggal daftar pemegang saham berhak dividen (Recording Date) pada 2 Juli 2021, dan pembayaran dividen tunai pada 23 Juli 2021.

Sementara itu terkait dengan rencana aksi korporasi yaitu pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) telah dibatalkan. Hal itu dilakukan atas pertimbangan harga saham per lembar yang dinilainya sudah dalam kondisi yang ideal. Keputusan ini telah digodog secara matang melalui sesi diskusi yang panjang di internal perseroan.

“Melihat harga saham
SAPX
saat ini sudah cukup ideal maka perseroan mengumumkan untuk melakukan pembatalan rencana pemecahan nilai saham tersebut,” ungkapnya.

(Elisabeth).

#SAP

#EXPRESSCOURIER

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *