Reportasejakarta.com, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi – Ngobrol santai dengan pejabat di Kantor Camat Cikarang Selatan, Kabupten Bekasi bersama jajarannya di siang, Selasa (6/7/2021) itu bersama media Kabarindotimur begitu mengasyikan.

 

Dengan ramah Drs. Agus Dahnan, M.M. selaku Camat yang ditemui siang itu didampingi jajarannya, Junaidi Seksi Trantib, H. Idin Kepala Seksi Pemerintahan. Camat Cikarang Selatan tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada warga betapa pentingnya menjaga protokol kesehatan dalam segala akitvitas dengan menerapkan 5M; Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghidnari kerumunan. Bahkan sebagaimana Imendagri No 15 / 2021 kini kita telah memasuki tahap PPKM Darurat.

 

Upaya yang telah dilakukan Kecmatan Cikarang Selatan dalam memenuhi target dalam mengatasi penyebaran covid-19 sebagaimana yang diungkapkan Camat Cikarang Selatan, “Saat ini pemerintah tingkat pusat, propinsi, kabupaten, kecamatan bahkan sampai RW, RT kami sedang fokus dalam penanganan covid-19,” ujar Agus Dahlah.

 

“Semenjak libur lebaran, ada lonjakan peingkatan covid-19, kami selalu melakukan sosialisasi melalui media sosial, dengan surat-menyurat kepada Kepala Desa dan tim gugus tugas covid-19 serta informasi kepada warga,” lanjutnya.

 

Melalui woro-woro yaitu menyampaikan himbauan melalui pengeras suara secara berkeliling. Dilakukan tiap malam Minggu bersama petugas kepolisian Polsek Cikarang Selatan dan melaksanakan operasi Yustisi, yaitu bagaimana mengingatkan kepada warga bagaimana pentingnya dalam setiap kegiatan mengenakan masker.

 

Memakai masker harga mati tidak pakai masker bisa mati. Melalui operasi Yusitisi selalu mengikatkan mereka mengurangi mobilitas dan selalu menyadarkan mereka senantiasa memakai masker.

 

Bahkan Camat Cikarang bersama 4 pilar yaitu bersama Koramil, Kepolisian dan Media berbagi tugas jika ada masyarakat yang terpapar covid-19 maka segera dilakukan upaya 3 T.

 

Kendala-kendala yang ada yaitu semakin banyaknya warga yang terpapar covid-19 dan tenaga medis yang juga berkurang juga karena terpapar covid-19. Vaksin dilakukan dibantu relawan desa yang diajak umumnya ibu-ibu PKK dan relawan tenaga medis juga disiapkan.

 

Grafik pandemi covid-19 di Kecamatan Cikarang Selatan nampak ada penurunan. Data validnya masih metunggu dari masing-masing desa.

 

Tidak ada pemaksaan dalam pemberian vaksin kepada masyarakat. Justru masyarakat di Kecamatan Cikaragn Selatan meminta untuk divaksin. Upaya lain yang dilakukan adalah dibentuk tim pemulasaran desa untuk melakukan pemakaman kepada warga yang meninggal akibat covid-19.. Anggota tim pemulasaran desa telah dilatih oleh pihak kecamatan.

(Sarwini)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *