REPORTASE JAKARTATANGERANG – Masjid Al Hikmah RT 003/RW 09 Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, mengubah pola pembagian daging qurban tahun ini dengan memprioritaskan warga sekitar, penghuni kos, dan kontrakan yang terdampak langsung lingkungan masjid.
Sebanyak 30 anggota komunitas ojek online juga ikut bergabung sebagai penerima qurban hari ini.
“Kami belajar dari tahun lalu masalah kerumunan dan lain-lain. Kita lebih kurangi dampaknya. Sekarang lebih mengutamakan lingkungan utama yang sekitar, yang Ring 1,” ujar Anton, panitia DKM Masjid Al Hikmah.
Menurut Anton, panitia sudah mendata 384 kepala keluarga di Ring 1, termasuk penghuni kos dan kontrakan di wilayah tersebut. Data kebutuhan dikumpulkan melalui pemilik hunian, lalu dikoordinasikan ke RT dan DKM agar pembagian lebih tepat sasaran.
“Jadi kita ngelis kebutuhan di lingkungan kita sendiri, terus kita klasifikasikan. Dia termasuk yang utama atau yang kedua, ketiga. Nah itu kita utamakan dulu,” jelasnya.
Pembagian tahun ini tidak lagi dilakukan secara antre. Panitia sudah menghitung rata-rata daging yang akan diterima warga. Jika ada kelebihan, baru dialokasikan ke Ring 2 dan pihak luar seperti mitra ojek online serta pedagang sekitar masjid.
“Tahun lalu kombinasi, tahun ini kita mandiri. Kalau ada kelebihan, baru yang pihak luar. Tapi yang kerumunannya seperti tahun lalu kita sudah nggak adain lagi karena susah mengendalikan,” kata Anton.
Perubahan juga dilakukan pada proses pemotongan. Panitia kini menggunakan kerangkeng khusus agar lebih mudah dan tidak menyakiti hewan.
“Kalau sebelumnya ditarik sampai jatuh. Sekarang nggak. Kita masukin kerangkeng baru, jadi lebih memudahkan,” ujarnya.
Biaya operasional ditanggung dari kas masjid dan urunan pekurban yang sudah disepakati bersama. Kelebihan tenaga dan dana juga dimanfaatkan untuk makan siang bersama ibu-ibu warga dengan menu sayur asem dan minuman.
“Di sini kekuatan utamanya tuh ada di warga. Pesan moralnya kuat,” tutup Anton.
Ditempat yang sama Kevin selaku Ketua Tim mengatakan, Suasana gotong royong makin terasa dengan hadirnya 30 anggota komunitas ojol dari jalur 2 Stasiun Tanah Tinggi yang turun langsung membantu.
“Pasukan qurban, berapa banyak!” seru pemimpin Kevin.
“Tiga puluh! Tiga puluh!” jawab kompak pasukan.
“Dari mana aja kita!”
“Dari jalur 2, Stasiun Tanah Tinggi. Ada ojol, ada warga, semua kompak di sini!” kata Kevin Chandrawinata, salahsatu koordinator.
Kevin berharap kerja sama ini terus berlanjut.
“Semoga ke depan makin solid. Qurban lancar, berkah berlipat. Masjid Al Hikmah jaya selalu!” ujarnya.
Panitia berharap sistem baru ini menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan tahun depan, sehingga distribusi qurban semakin tertib dan manfaatnya dirasakan warga yang paling membutuhkan. (Larty).