“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda bisa menjadi penggerak perubahan melalui kolaborasi yang rapi, berizin, dan berorientasi pada kepentingan sosial. Ketika satu wilayah berhasil, kami berharap daerah lain dapat mengikuti,” jelasnya. Dari sisi pendampingan hukum dan sosial, Syam Kelana Aas, Paralegal Tim Hukum Muslim (THN), menilai program ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat luas. “Inisiatif ini dapat menjadi contoh praktik baik bagaimana program sosial berbasis teknologi dijalankan secara tertib dan partisipatif. Jika diterapkan di berbagai daerah, dampaknya akan sangat positif,” katanya. Sebagai mitra penyedia layanan, PT Wahana Data Solusindo (WDS) menegaskan komitmennya menghadirkan kualitas terbaik dalam setiap program sosial. Direktur WDS, Denny Sugiarto, menyampaikan:
“Internet super cepat, terbaik setiap saat, dengan akses berkualitas. Kami berkomitmen memberikan solusi internet andal untuk mendukung pertumbuhan era digital di desa-desa dan lingkungan masyarakat. Program gratis pun harus tetap berkualitas,” tegasnya. Perwakilan tim WDS, Andry Febriyan, menambahkan bahwa aspek teknis selalu menjadi perhatian utama.
“Setiap pemasangan dilakukan secara profesional, rapi, dan melalui koordinasi dengan pengurus lingkungan. Harapannya, program ini bisa diterima dengan baik dan direplikasi di berbagai daerah,” ujarnya. Sebagai langkah awal, rapat koordinasi telah dilaksanakan pada Kamis malam, 22 Januari 2026, yang dihadiri oleh perwakilan KPP dan WDS. Selanjutnya, program akan disosialisasikan secara bertahap kepada RT dan RW, dengan pelaksanaan yang sepenuhnya bergantung pada persetujuan wilayah masing-masing. Melalui gerakan ini, KPP berharap dapat menjadi kebanggan dan pemantik pergerakan bagi komunitas pemuda lainnya, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial dan kolaborasi lintas wilayah dalam memperluas akses digital yang inklusif. Tentang Program
Program WiFi gratis ini merupakan bagian dari kolaborasi sosial antara Komunitas Pemuda Perum (KPP) dan PT Wahana Data Solusindo (WDS) untuk mendukung pemerataan akses digital melalui sarana umum. Program ini menargetkan ratusan titik di Perumnas Suradita dan dirancang untuk dikembangkan ke berbagai daerah lainnya melalui sinergi komunitas dan pemangku kepentingan setempat. (Arsyi Cisauk).
