REPORTASEย JAKARTAJAKARTA — Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin hadir dan memberikan arahan dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026 yang digelar di Hotel Fairmont, Minggu (19/4/2026). Kehadiran tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara Kejaksaan RI dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional dalam mengawal pembangunan desa yang transparan dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung menyebut pembangunan desa sebagai fokus utama pemerintah yang sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden RI, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
โMelalui komitmen ini, desa tidak lagi dipandang sekadar sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek strategis yang menggerakkan roda ekonomi nasional,โ ujarnya.
Program Jaksa Garda Desa atau Jaga Desa yang dicanangkan sejak 2023 dinilai menjadi instrumen vital dalam memastikan setiap rupiah dana desa terserap dengan tepat guna. โProgram ini telah menjadi instrumen vital dalam memastikan setiap rupiah dana desa terserap dengan tepat guna demi kesejahteraan masyarakat,โ kata ST Burhanuddin.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan Jaga Desa mengedepankan paradigma penegakan hukum yang preventif dan edukatif, bukan hanya represif. Program ini berfungsi sebagai sarana literasi hukum melalui pendampingan, penyuluhan, serta mitigasi risiko terhadap potensi penyimpangan di tingkat desa.
Dengan adanya sistem pelaporan tata kelola keuangan yang terintegrasi, pengelolaan anggaran desa kini bergerak menuju standar yang lebih tinggi dan bebas dari penyimpangan hukum. Keberhasilan itu bahkan menjadi dorongan bagi Kejaksaan untuk mencanangkan program pendukung lainnya seperti Jaga Dapur MBG dan Jaga Indonesia Pintar.
Malam penganugerahan ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026 sendiri menjadi ajang merayakan kreativitas dan partisipasi publik dalam tata kelola desa yang baik. Penghargaan diberikan kepada desa-desa terbaik dalam kategori tertib pengelolaan keuangan, kepatuhan entri data pada aplikasi Jaga Desa, hingga karya film pendek terbaik bertema Jaksa Garda Desa.
Menutup sambutannya, Jaksa Agung mengajak seluruh pemangku kepentingan menjunjung tinggi kejujuran dalam pengelolaan pemerintahan desa. โSetiap kebijakan akan dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat luas,โ tegasnya. Acara turut dihadiri Menteri Desa Yandri Susanto, Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo dan Raffi Ahmad, serta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
(Larty).