REPORTASE JAKARTA

Jakarta, 14 Juli 2026 – Pengacara kondang Erles Rareral, SH, MH mendesak Polda Bali melakukan penyelidikan mendalam terhadap penyebab kematian seorang warga negara asing bernama Cameron yang ditemukan meninggal di toilet kantor Imigrasi.

Menurut Erles Rareral, pengungkapan fakta secara transparan penting untuk menjaga nama baik Indonesia di mata internasional serta menjaga Bali tetap menjadi destinasi wisata yang memberi rasa nyaman bagi wisatawan lokal maupun internasional.

“Di sini kita cuma minta Polda Bali lakukan penyelidikan mendalam agar dapat kepastian tentang penyebab kematiannya,” ujar Erles Rareral, S.H,MH.

Berdasarkan informasi yang beredar, Cameron ditemukan meninggal dunia di toilet imigrasi dengan kondisi leher terlilit handuk. Namun hasil pemeriksaan dokter disebut menemukan adanya bekas jeratan handuk, serangan jantung, serta luka lecet di kedua kakinya.

“Penyebab kematian ini harus benar-benar diungkap secara transparan agar tidak mencoreng nama instansi imigrasi dan kepolisian serta Indonesia,” tegasnya.

Erles Rareral, SH, MH, menekankan, kasus ini tidak boleh ditutup tanpa kejelasan. Sebab Bali sebagai barometer pariwisata nasional sangat bergantung pada kepercayaan wisatawan asing terhadap keamanan dan penegakan hukum di Indonesia.

“Kalau tidak jelas, ini bisa jadi preseden buruk. Kita harus pastikan hukum berjalan, tidak ada yang ditutup-tutupi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi perkembangan penyelidikan kepada pihak Polda Bali dan Kantor Imigrasi terkait.

Larty

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *