REPORTASE JAKARTAEXCLUSIVEJAKARTA — 28 Januari 2026, Ketua Umum Fast Respon Se Indonesia, yang juga seorang pengacara, menyatakan kesediaannya untuk membela Polri dan penyidik secara umum. Menurutnya, menjaga jaringan sangat penting dan dirinya memiliki latar belakang yang kuat untuk membela polisi.
“Saya secara on the track akan membela polisi secara umum dan secara khusus para penyidik se Indonesia, guna mengcounter Polri lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pengalaman sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertambangan dan Hutan di KBPP Polri Pusat sebelum adanya Fast Respon. Dengan latar belakang keluarga polisi dan pengalaman yang dimiliki, ia merasa siap untuk membela Polri.
“Saya tahu persis tugas saya sebagai pengacara, melakukan pembelaan bukan hanya yang benar dan yang salah harus dibela dan didampingi,” kata dia.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya akan terus mendukung program Polri dan menjaga marwah polisi. Dengan demikian, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan Polri.
“Apa salahnya saya bela di lingkungan internal Polri, karena basic saya dari rahim ibu sudah berdarah keluarga polisi,” ujarnya dengan yakin.
Dengan pernyataan ini, Ketua Umum Fast Respon Se Indonesia menunjukkan keseriusan dan komitmennya untuk membela Polri dan penyidik.
(Larty).