“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat bangkit pascabencana. Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan kembali,” ujar Kombes Pol Erdi. Kehadiran personel Polri menjadi titik balik dalam proses pemulihan sekolah. Bersama pihak sekolah, tugas dibagi secara terukur. Personel Polres Langsa fokus membersihkan lumpur di ruang-ruang kelas, perpustakaan, serta jalur masuk sekolah yang tertutup endapan cukup tinggi. Mereka juga membantu mengeluarkan meja, kursi, serta buku-buku yang basah akibat banjir untuk ditata di halaman sekolah, sebelum didata dan dipilah oleh pihak sekolah. Bantuan tersebut disambut haru oleh pihak sekolah. Ervita, Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan Polri dalam mempercepat pemulihan sekolah.
“Alhamdulillah semua ruangan 100 persen sudah bersih dan anak-anak sudah bisa melaksanakan kegiatan, walaupun meubelair kita tidak lengkap, kemungkinan kita lesehan, insyaallah kita siap,” ujar Ervita. Dengan kerja sama antara Polri dan pihak sekolah, SD Negeri 1 Tualang Cut kini bersiap membuka kembali pintunya bagi para siswa. Di balik keterbatasan fasilitas pascabanjir, semangat untuk kembali belajar tetap terjaga, menjadi simbol ketangguhan dan harapan bagi masa depan pendidikan di Aceh Tamiang. (red/LR).
