REPORTASE JAKARTATangerang, 27 Januari 2026 – Puluhan wartawan yang meliput acara Musrenbang 2026 di halaman kantor Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Selasa sore, merasa tidak puas dengan pelayanan panitia acara. Mereka merasa diperlakukan tidak adil dan tidak mendapatkan akses yang sama dengan tamu undangan lainnya.
Sejak siang hari, wartawan sudah berkumpul di halaman kantor kecamatan, menunggu hasil acara Musrenbang. Namun, mereka hanya bisa mendengar suara sayup-sayup dari dalam gedung melalui pengeras suara. Ketika mencoba mendekati gedung untuk mendapatkan informasi, mereka dihadang oleh panitia acara.
“Saya sangat kecewa dengan pelayanan panitia acara hari ini. Kami hanya ingin melakukan tugas kami sebagai wartawan, tapi kami diperlakukan seperti orang tidak penting,” kata Y, salah satu wartawan yang meliput acara tersebut.
Ketika Camat Kemiri, Rudy HK, memberikan pernyataan terkait hasil Musrenbang, Y langsung meneriakkan kata “DISKRIMINASI !!” sambil memprotes pelayanan panitia acara yang tidak memuaskan.
Dalam sesi klarifikasi yang diadakan setelahnya, Rudy HK menjelaskan bahwa semua arahan yang diberikan adalah bentuk pelayanan optimal. “Kami memang tidak bisa menampung semua wartawan di dalam gedung karena kapasitas ruangan yang terbatas. Kami ingin memaksimalkan pelayanan dengan cara bergilir,” kata Rudy.
Namun, Rudy mengaku kecewa dengan reaksi wartawan yang meneriakkan kata “DISKRIMINASI !!” “Saya tidak mengerti kenapa saya disebut diskriminatif. Kami hanya ingin memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Rudy.
Kasus ini menunjukkan bahwa perlu ada perbaikan dalam pelayanan panitia acara kepada wartawan, sehingga mereka dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik. (Cokih).